Rabu, 05 Jun 2019 08:09 WIB

Baper Saat Ditanya Kapan Nikah? Ini Alasan Psikologisnya

Widiya Wiyanti - detikHealth
Banyak orang dihantui pertanyaan 'kapan nikah' saat lebaran (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta - Momen lebaran ditunggu-tunggu setiap umat Muslim setelah sebulan penuh berpuasa. Saat lebaran tepat sekali untuk menjadi momen bermaaf-maafan, tapi sekaligus jadi momen mengerikan bagi para jomblowan-jomblowati yang bakal menghadapi pertanyaan 'kapan nikah' saat berkumpul dengan kerabat.

Sayangnya tidak jarang yang ditanya soal kapan nikah ini malah baper alias terbawa perasaan. Psikolog klinis dari personal Growth, Veronica Adesla mengatakan bahwa baper saat ditanya kapan nikah itu adalah hal yang wajar.

"Apalagi kalau ternyata baru saja putus dengan pacar, atau sudah lama menjomblo, atau sudah lama pacaran dan semua keluarga juga sudah kenal baik... eh ternyata putus," ujarnya kepada detikHealth.

"Atau bisa juga sedang menjalin hubungan dengan seseorang tapi masih belum ada kepastian atau keyakinan akan arah masa depan. Masih banyak hal-hal lain juga yang dapat melatarbelakangi pertanyaan ini menjadi sensitif untuk orang yang ditanya," lanjut wanita yang akrab disapa Vero ini.



Seseorang yang merasa baper saat ditanya 'kapan nikah?' harus berpikir terlebih dahulu untuk memberikan jawaban. Sayangnya, pertanyaan tersebut bisa memancingnya untuk teringat kembali dengan pengalamannya di masa lalu atau masa kini, baik pengalaman yang indah maupun yang buruk.

Selain itu, pertanyaan tersebut juga bisa memancingnya untuk memaknai bagaimana hubungannya, atau menyadari situasi atau kondisi status hubungannya saat ini. Bisa juga memancing perasaannya saat ini yang terkait dengan pernikahan.

"Hal inilah yang kemudian dapat membuat seseorang terbawa perasaan ketika ditanya kapan nikah?" tandas Vero.

(wdw/up)