Senin, 10 Jun 2019 14:47 WIB

Bulu Mata Keriting yang Sempat Viral, Bahaya Nggak Sih?

Rosmha Widiyani - detikHealth
Bulu mata yang ternyata berbahaya jika dikeriting dengan bahan kimia yang belum terbukti keamanannya. Foto: Getty Images Bulu mata yang ternyata berbahaya jika dikeriting dengan bahan kimia yang belum terbukti keamanannya. Foto: Getty Images
Jakarta - Bulu mata keriting atau permed eyelash sempat menjadi viral beberapa waktu lalu. Bulu mata tidak sekadar lentik, namun tampak benar-benar keriting layaknya rambut kemaluan.

Dikutip dari Elite Readers, gambar bulu mata keriting populer saat diunggah oleh make up artist Sofie Petersen dalam akun Instagramnya. Gambar ini cepat menyebar dan menjadi perhatian warganet. Petersen sendiri dikenal dengan riasan yang aneh dan tidak biasa.

Riasan bulu mata keriting ternyata pernah ditulis dalam sebuah blog seputar kehidupan wanita New York. Blog A Cup of Jo tersebut ditulis Gemma Burgess dalam section My Beauty Uniform: Gemma Burgess.


Dikutip dari byrdie, tampilan tersebut bisa diperoleh dengan proses yang hampir sama dengan keriting rambut. Bulu mata dilapisi dengan gel pengeriting dan dibiarkan selama 5 menit. Sedangkan alatnya ditempel lapisan adesif setelah sebelumnya dipanaskan.

Alat selanjutnya ditempel pada bulu mata bagian atas yang hendak dikeriting. Setelah proses selesai, bulu mata diberi cairan untuk melembabkan dan memberi nutrisi. Seluruh proses ini perlu waktu 45 menit dengan tampilan mampu bertahan hingga lebih dari 3 bulan.

Meski terlihat aman, gel pengeriting bulu mata ternyata belum mendapat persetujuan Food and Drug Administration (FDA). Penggunaan bahan kimia yang belum tentu aman berisiko menimbulkan iritasi, apalagi kulit di sekitar mata umumnya sensitif dan rentan luka.

Jika ingin tampilan tersebut sebaiknya gunakan ekstension atau bulu mata palsu. Penggunaan keduanya lebih aman bagi kesehatan mata karena minim risiko terjadinya iritasi. Tentunya sebelum mengaplikasikan tampilan bulu mata keriting, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau ahli kecantikan terlebih dulu.

(fds/fds)