Senin, 10 Jun 2019 17:54 WIB

Main Gadget Sejak Umur 1 Tahun, Mata Seorang Anak Sampai Minus 9

Rosmha Widiyani - detikHealth
Iustrasi seorang anak main gadget yang akhirnya mengakibatkan mata minus. Foto: Thinkstock Iustrasi seorang anak main gadget yang akhirnya mengakibatkan mata minus. Foto: Thinkstock
Jakarta - Seorang anak mengalami rabun jauh atau mata minus hingga 900 derajat akibat main gadget terlalu dini. Dikutip dari situs Myopia, 900 derajat setara dengan minus 9 dioptri. Anak perempuan yang diketahui bernama Xiao Man tersebut telah bermain gadget selama 1,5 tahun.

Dikutip dari China Times, Xiao berusia 2,5 tahun saat dokter mendiagnosanya mengalami rabun jauh parah. Orangtua Xiao mungkin tidak terlalu tegas dengan aturan gadget, sehingga membolehkan anaknya terus main sejak usia 1 tahun. Apalagi Xiao menjadi lebih tenang jika ada gadget, sehingga orangtuanya merasa menemukan jalan keluar.

Seiring waktu, Xiao sebetulnya sudah menunjukkan dampak buruk akibat terlalu sering menggunakan gadget. Xiao menjadi lebih sering menyipitkan mata dengan dahi berkerut layaknya seseorang yang tidak melihat dengan jelas dalam jarak tertentu. Sayangnya keluarga Xiao hanya menganggap menyipitkan mata sebagai kebiasaan buruk.


Keluarga baru tahu penyebab kebiasaan dan kondisi Xiao usai membawanya ke dokter mata. Dokter menyayangkan tindakan orangtua Xiao yang membolehkan main gadget sejak usia 1 tahun, serta terlalu lama membawa ke dokter. Xiao seharusnya tidak terlalu dini dibolehkan main gadget, selain kerusakan matanya bisa makin buruk seiring pertambahan usia.

Anak berusia kurang dari 3 tahun seharusnya tidak diberi izin main gadget. Izin main gadget hanya selama 30 menit per hari baru bisa diberikan saat anak berusia 3-6 tahun. Orangtua harus waspada jika anak menunjukkan gejala khas akibat terlalu sering main gadget. Gejala sering ngucek, kedip, menyipitkan dan mengerutkan mata menandakan orangtua harus segera membawa anak ke dokter.

(wdw/wdw)