Senin, 17 Jun 2019 07:30 WIB

Mengandung Bakteri, Singapura Tarik Produk Air Kemasan dari Malaysia

Firdaus Anwar - detikHealth
Satu produk air minum kemasan dari Malaysia ditemukan tercemar bakteri. (Foto ilustrasi: iStock) Satu produk air minum kemasan dari Malaysia ditemukan tercemar bakteri. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta - Agensi Makanan Singapura (SFA) pada Rabu (12/6) mengeluarkan pernyataan resmi untuk menarik produk air minum kemasan merek Starfresh dari pasar. Alasannya karena produk impor dari Malaysia tersebut dalam pemeriksaan rutin terdeteksi tercemar oleh bakteri Pseudomonas aeruginosa.

"Konsumen yang telah membeli produk disarankan agar jangan mengonsumsinya. Bila terlanjur dikonsumsi, mereka yang khawatir terkait kesehatannya disarankan mencari bantuan medis," tulis SFA dikutip dari situs resminya pada Senin (17/6/2019).


Pseudomonas aeruginosa sendiri adalah bakteri lingkungan yang umum ditemukan di feses, limbah, tanah, hingga air. Bakteri diketahui bisa menyebabkan penyakit infeksi meski jarang menyebabkan gejala serius pada individu sehat.

Dikutip dari WebMD, bakteri Pseudomonas dapat menyebabkan infeksi hampir di seluruh bagian tubuh. Bila bakteri tertelan akibat konsumsi makanan dan air yang tercemar gejalanya mulai dari demam, sakit kepala, hingga diare.

"Kalau kamu menunjukkan gejala infeksi Pseudomonas ringan, dokter biasanya akan meresepkan obat antibiotik. Bentuk obatnya tergantung dari lokasi infeksi bisa dalam krim, obat tetes untuk mata atau telinga, hingga pil yang diminum," tulis WebMD.

Dalam kasus penarikan botol air minum di Singapura, masih belum jelas bagaimana produk tersebut bisa tercemar oleh bakteri.

(fds/fds)
News Feed