Rabu, 19 Jun 2019 10:53 WIB

Dehidrasi Disebut Jadi Penyebab Kanselir Jerman Kejang di Depan Umum

Firdaus Anwar - detikHealth
Kanselir Jerman Angela Merkel menggenggam tangannya saat kejang-kejang. (Foto: BBC) Kanselir Jerman Angela Merkel menggenggam tangannya saat kejang-kejang. (Foto: BBC)
Jakarta - Kanselir Jerman Angela Merkel tampak kejang-kejang di depan umum saat bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Selasa (18/6) lalu. Saat itu Angela sedang berdiri melakukan upacara penyambutan di Berlin, Jerman.

Dalam video yang beredar Angela tampak kejang berusaha berdiri tegak di samping Volodymyr selagi kelompok band militer memainkan lagu kebangsaan kedua negara di siang yang terik.

Setelah upacara usai wanita berusia 64 tahun tersebut mengaku mengalami dehidrasi. Ia memastikan kalau kondisi kesehatannya baik-baik saja.


"Saya sudah minum setidaknya tiga gelas air dan kondisi saya sekarang sangat baik," kata Angela seperti dikutip dari CNN, Rabu (19/6/2019).

Dehidrasi dijelaskan oleh Dr dr Ermita I. Ilyas, MS, AIFO, dari Departemen Fisiologi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia terjadi saat tubuh kekurangan cairan. Dampaknya bisa membuat kinerja organ tubuh terkendala.

Dikutip dari Fox News, dehidrasi diketahui bisa mempengaruhi kerja otot diduga berkaitan dengan ketidakseimbangan elektrolit. Elektrolit seperti natrium dan kalium adalah ion yang bermuatan listrik yang membuat otot bekerja.

Jika mengalami dehidrasi kronis, maka terjadi ketidakseimbangan elektrolit yang dapat menyebabkan kram otot atau kejang yang terus menerus. Kondisi ini banyak terjadi setelah orang selesai melakukan latihan atau olahraga.




Tonton video Sambut Presiden Ukraina, Kanselir Jerman Kejang-kejang:

[Gambas:Video 20detik]

(fds/wdw)