Rabu, 19 Jun 2019 12:13 WIB

Jumlah Penderita TBC di Wonogiri Capai 1100 Orang Lebih

Aris Arianto - detikHealth
Bupati Joko Sutopo menyapa pasien RSUD Wonogiri (Foto: Aris Arianto) Bupati Joko Sutopo menyapa pasien RSUD Wonogiri (Foto: Aris Arianto)
Wonogiri - Jumlah penderita tuberkulosis (TBC) di Wonogiri sementara ini tercatat ada 1.100 orang. Namun jumlah tersebut besar kemungkinan bisa lebih banyak lagi.

"Data sementara ini jumlah penderita TBC ada 1.100 orang. Tapi tidak tertutup kemungkinan jumlahnya masih banyak lagi. Karena bisa jadi ada warga yang enggan atau malu melapor keluarga mereka terkena TBC," jelas Kepala Dinas Kesehatan Wonogiri, Adhi Dharma kepada detikcom, Rabu (19/6/2019).

Menurut dia, pengumpulan data pengidap TBC di daerahnya itu dilakukan jajaran DKK bersama Puskesmas. Angka tersebut merupakan akumulasi sejak 2010 hingga saat ini. Para penderita sebagian besar menjalani pengobatan rutin, sebagian lagi penderita baru dan diminta segera berobat seperti lainnya.

Disinggung soal sebaran pengidap penyakit TBC, mantan Kabid Pelayanan Medis RSUD ini menyebutkan merata di semua kecamatan. Kabupaten Wonogiri terdiri dari 25 kecamatan, 294 desa/kelurahan.


Lebih lanjut dia membeberkan, sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat, penderita TBC mendapat pengobatan gratis. Penderita sama sekali tidak dipungut biaya untuk berobat. Yang penting bersedia diobati hingga sembuh, kendati memerlukan waktu dan kesabaran. Dana pengadaan obat berasal dari pemerintah pusat.

"Semua gratis, jadi sangat sayang kalau tidak dimanfaatkan," beber dia.

Untuk menggugah perhatian warga atas bahaya penyakit yang satu ini, pihaknya dan Puskesmas mencanangkan program pemantauan TBC melalui Gerakan Ketok Pintu (GKP) dengan door to door. Setiap Puskesmas memiliki kader GKP di setiap desa. Mereka inilah yang mendatangi rumah warga guna mendata ada atau tidaknya penderita TBC.

Pihaknya memerintahkan setiap Puskesmas melakukan uji laboratorium bagi warga setempat yang mengalami batuk lama dan tidak sembuh-sembuh. Secara rutin membagi-bagikan botol kecil ke wilayah-wilayah untuk mengambil sampel dahak pasien. Botol-botol tersebut nantinya diuji laboratorium. Nanti bakal diketahui siapa saja yang terbukti menderita TBC. Sehingga segera diambil langkah pengobatan.

Selain GKP pihaknya menggelar semangat kepedulian terhadap TBC ini dengan motto TOSS yakni Temukan Obati Sampai Sembuh. Diharapkan, dengan TOSS maupun GKP angka penderita TBC di Wonogiri bisa diminimalkan.




Tonton video Sebelum Program Anak, Fitri Tropica Fokus Sembuhkan Penyakitnya:

[Gambas:Video 20detik]

(sip/fds)