Sabtu, 22 Jun 2019 07:37 WIB

Bassist Boomerang Pakai Ganja karena Bronkitis, Seperti Apa Kaitannya?

Rosmha Widiyani - detikHealth
Bassist Boomerang Hubert Henry kembali tertangkap karena ganja. Foto: Deny Prastyo Utomo Bassist Boomerang Hubert Henry kembali tertangkap karena ganja. Foto: Deny Prastyo Utomo
Jakarta - Bassist Boomerang Hubert Henry mengaku bisa sembuh dari penyakit bronkitis yang diderita setelah mengonumsi ganja. Dikutip dari detikcom, hal inilah yang menyebabkan dia setia hingga 2 kali tertangkap polisi.

Pengetahuan manfaat ganja Henry dapatkan dari sebuah artikel. Band rock Boomerang asal Surabaya menghadapi jadwal manggung yang padat pada era 90-an sampai awal 2000-an.

"Dari artikel itu berbunyi jika daun itu bisa menjadi obat. Dan ketika saya coba, penyakit saya mendadak hilang," kata Henry di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (21/6/2019).


Dikutip dari situs Lung Institue, ganja memang punya manfaat terkait kesehatan yang risetnya terus berkembang. Namun risiko yang terjadi pada orang yang menghisap ganja seperti rokok bukannya hilang sama sekali. Sekali hisap ganja yang biasanya lebih dalam disertai menahan asap dalam paru, menyebarkan 33 zat pemicu kanker dan 300 substansi lain yang berbahaya bagi tubuh.

Riset menyatakan, menghisap ganja 1-2 kali per bulan bisa memberi manfaat bagi pasien gangguan paru kronis misal bronkitis. Namun berbeda jika ganja dihisap hingga 25 kali per bulan yang berisiko melemahkan sistem daya tahan tubuh. Bagi pasien bronkitis, menghisap ganja bisa memperberat kondisi penyakitnya hingga terjadi infeksi paru. Kondisi ini ditandai batuk, berdahak, bersinm dan napas pendek.

Ganja mengandung tetrahydrocannabinol (THC) sebagai bronchodilator, yang membuka jalan napas dan meningkatkan aluran udara ke dalam paru-paru. Penggunaan THC sudah disetujui Federal Drug Administration (FDA) dan bisa membantu mengatasi gejala gangguan paru. Namun mengonsumsi THC pada pasien bronkitis tidak dipertimbangkan sebagai bentuk pengobatan yang aman.

(up/up)
News Feed