Selasa, 25 Jun 2019 13:58 WIB

Pernah Ditusuk Jari di Bokong, Begini Rasanya Kata Para Korban

Widiya Wiyanti - detikHealth
Ilustrasi prank tusuk bokong dengan jari. Foto: thinkstock Ilustrasi prank tusuk bokong dengan jari. Foto: thinkstock
Jakarta - Prank yang sudah ada di Indonesia sejak dulu, yaitu menusuk bokong orang dengan menggunakan jari merupakan lelucon yang kerap dilakukan anak-anak sekolah, terutama pada laki-laki.

Menurut seorang karyawan di perusahaan swasta di Jakarta, Yadi (28), lelucon itu sering dilakukannya pada semasa di bangku SMA. Ia pernah menjadi pelaku sekaligus korbannya.

"Pernah, zaman gua SMA. Nggak ada rasanya, cuma geli doang. Nggak sakit, soalnya kan cuma bercanda, nggak serius jadi pelan-pelan," ujarnya kepada detikHealth.

Sementara menurut keterangan rekannya, Niko (29) yang pernah juga menjadi korban prank tersebut, aksi itu membuatnya mengalami rasa sakit yang hanya bertahan sebentar saja.

"Pernah, sakit-sakit enak lah. Paling 5 detik, selebihnya bercanda lagi," ungkapnya.



Kebanyakan orang yang melakukan prank itu hanya berdasarkan keisengan belaka. Padahal, menurut dokter spesialis penyakit dalam dr Etra Ariadno SpPD dari RSAL Dr Mintohardjo, aksi tersebut bisa berdampak pada saluran pencernaan bagian bawah, meliputi usus halus, usus besar, dubur, dan anus.

"Iya prank tersebut berisiko menimbulkan trauma pada saluran cerna bagian bawah khususnya anus," tegasnya.

(wdw/up)