Rabu, 26 Jun 2019 13:45 WIB

Mengenal 'Sakit Maag', Gangguan Pencernaan yang Dialami Bu Risma

Rosmha Widiyani - detikHealth
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini atau Bu Risma (Foto: Amir Baihaqi) Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini atau Bu Risma (Foto: Amir Baihaqi)
Jakarta - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini alias Bu Risma sedang sakit hingga harus dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) RSUD Dr Soewandhi, Surabaya. Dikutip dari detikcom, Tri dikabarkan mengalami kecapekan dan 'sakit maag'.

"Jadi masih diobservasi sampai malam ini. Jadi ibu kecapean, maagnya kumat," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rachmanita saat dikonfirmasi pada Selasa (25/6/2019).



'Sakit maag' sebetulnya adalah sebutan awam yang tidak terlalu spesifik untuk berbagai masalah pada maag alias perut. Dalam Bahasa Belanda, maag memang berarti perut. 'Sakit maag' bisa bersifat organik atau fungsional bergantung penyebabnya.

"Untuk pasien dengan gangguan maag berusia lebih dari 45 tahun sebaiknya dilakukan pemeriksaan endoskopi atau Ultrasonography (USG). Dari situ kita bisa tahu langung penyakitnya dan segera mendapat pengobatan sebelum makin parah," kata ahli pencernaan dari RS Cipto Mangunkusumo, Prof dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH.

Apa bedanya sakit maag organik dan sakit maag fungsional?

Prof Ari menjelaskan, maag organik terjadi akibat infeksi kuman Helicobacter pylori atau efek samping konsumsi beberapa jenis obat. Gangguan maag yang bersifat organik misal tukak lambung atau tukak 12 jari.

Sedangkan maag fungsional diakibatkan penerapan gaya hidup, makan yang tidak teratur, dan kurang istirahat yang memicu terjadinya gangguan. Gangguan yang biasanya muncul adalah gastritis atau radang lambung yang jika dibiarkan bisa menjadi kanker.



Seberapa Kuatnya Asam pada Lambung Manusia?:

[Gambas:Video 20detik]

(up/up)