Jumat, 28 Jun 2019 07:13 WIB

Minuman Energi Disebut Mengandung Sperma Banteng, Bagaimana Penjelasannya?

Firdaus Anwar - detikHealth
hoakas minuman berenergi dibuat dari sperma banteng. Foto: Tangkapan layar Facebook hoakas minuman berenergi dibuat dari sperma banteng. Foto: Tangkapan layar Facebook
Jakarta - Di media sosial beredar informasi kandungan taurine dalam minuman energi dibuat dari sperma banteng. Versi lain menyebut kalau perusahaan Longhorn Cattle sudah melakukan tes laboratorium mengkonfirmasi temuan sperma banteng di dalam minuman.

Informasi terkait beberapa kali disebarkan mengundang berbagai reaksi dari netizen. "Nggilani nek bnr ih?! Untung aja ga prnh konsumsi produk minuman spt itu," komentar salah satu pengguna Facebook.



Menanggapinya halaman online Frequently Asked Question (FAQ) Red Bull, salah satu merek minuman energi yang foto produknya dipakai dalam pesan, menegaskan kalau taurine tidak dibuat dari sperma banteng. Taurine dalam minuman adalah senyawa kimia hasil sintesis perusahaan farmasi.

"Taurine bukan sesuatu yang berasal dari hewan," tulis Red Bull.

Halaman pengecekan fakta stophoax yang dikelola oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI memberi penjelasan kalau senyawa taurine mendapat namanya karena pertama kali diisolasi dari empedu sapi. Sekarang taurine sudah diproduksi sintesis dan sama sekali tidak berhubungan dengan sperma atau testis sehingga info dipastikan hoaks.

Halaman WebMD mengkategorikan taurine sebagai suplemen asam amino kondisional. Disebut kondisional karena sebetulnya tubuh seseorang bisa diproduksi oleh tubuh.



Simak Video "Bungee Workout, Olahraga Paduan Tari dan Akrobat"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)