Selasa, 02 Jul 2019 19:30 WIB

Bocah Asal Karawang Obesitas, Dokter Ingatkan Pemeriksaan Gen

Rosmha Widiyani - detikHealth
Berat badan Satia pernah mencapai 100 Kilogram. (Foto: Luthfiana) Berat badan Satia pernah mencapai 100 Kilogram. (Foto: Luthfiana)
Jakarta - Dokter mengingatkan pentingnya pemeriksaan genetika pada Satia Putra yang mengalami obesitas. Dikutip dari detikcom, bocah asal Karawang yang kini berusia 7 tahun ini memiliki berat badan yang mencapai 97 kilogram.

"Dalam kasus obesitas ekstrem seperti ini sebaiknya dilakukan pemeriksaan gen. Meski tidak besar, gen ikut mempengaruhi munculnya obesitas. Pengaruh gen ada yang bilang 10, 20, dan 30 persen," kata dokter spesialis anak dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI-RSCM) dr Klara Yuliarti, SpA (K).


Hasil pemeriksaan gen menjadi bahan pertimbangan program penurunan berat badan pada anak dengan obesitas. Tata laksana program terdiri atas kegiatan penyeimbangan asupan dan penanganan komplikasi.

Penyeimbangan asupan bertujuan membuang timbunan lemak dalam tubuh dengan aktivitas fisik. Jumlah energi yang keluar harus sama dengan yang masuk untuk mencegah adanya timbunan baru. Kegiatan penanganan komplikasi bertujuan menangani efek akibat berat badan berlebih misal munculnya sindrom metabolisme, sesak napas, dan gangguan tidur.

Satia yang berat badannya pernah 100 kilogram punya nafsu makan besar, dikabarkan mulai terjadi usai sunat 4 tahun lalu. Dalam sehari Satia bisa makan 8 kali yang belum mencakup cemilan. Satia juga kerap bangun minta makan pukul 12 dini hari karena lapar.



Simak Video "Idap Penyakit Langka, Wanita Ini Menua dengan Cepat"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)