Kamis, 04 Jul 2019 17:06 WIB

Kenapa Benjolan di Tenggorokan Bisa Buat Suara Raffi Ahmad Nyaris Hilang?

Rosmha Widiyani - detikHealth
Benjolan di tenggorokan membuat suara Raffi nyaris hilang. (Foto: Raffi Ahmad / Ismail) Benjolan di tenggorokan membuat suara Raffi nyaris hilang. (Foto: Raffi Ahmad / Ismail)
Jakarta - Suara Raffi Ahmad berisiko hilang di masa tua, gara-gara benjolan di tenggorokan. Sayang Raffi belum mau operasi karena harus kerja.

"Harusnya istirahat 2 hari tapi sudah nggak bisa. Paling suntik kalau nggak tidur. Sebenarnya ada suara nih tapi dijaga-jaga, diirit-irit," kata Raffi Ahmad dikutip detikcom pada Selasa (2/7/2019).

Raffi tidak tahu pasti nama tindakan medis yang harus dilakukan. Dia menjelaskan seharusnya ada operasi yang mengharuskan istirahat selama sekitar 6 bulan.


Dikutip dari situs American Speech Language Hearing Association (ASLHA), benjolan di tenggorokan sebetulnya terjadi pada pita suara atau vocal cord/vocal folds. Operasi menjadi jalan satu-satunya menyingkirkan benjolan yang berisiko mengganggu produksi suara.

Namun operasi harus dilanjutkan tindakan untuk menekan faktor risiko terjadinya benjolan. Misal mengendalikan asam lambung bagi pasien GERD, menghindari alergi, atau menangani masalah tiroid. Pasien juga harus secepatnya berhenti merokok, minum alkohol, atau mengonsumsi obat untuk mengendalikan stres atau tekanan darah.

Pasien selanjutnya harus melalui masa pemulihan, hingga pita suara siap kembali digunakan. Masa tunggu berbeda bergantung gangguan dan seberapa besar beban yang ditanggung pita suara.

Benjolan di pita suara bisa berbentuk nodul atau polip bergantung faktor risiko dan keseharian pasien. Nodul adalah tumor jinak yang tidak seperti kanker. Seiring waktu nodul makin besar dan keras seperti kalus.

Sedangkan polip berbentuk seperti luka melepuh yang kemudian membengkak. Polip biasanya tampak sepeti luka panjang dan kecil yang perlahan membesar. Polip kadang disebut polypoid degeneration atau Reinke's edema.



Simak Video "Awal Mula Hepatitis A di Depok yang Jangkiti Ratusan Orang"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)