Jumat, 05 Jul 2019 13:23 WIB

Hari Gini Masih Percaya Hoax? Hati-hati Risiko Penyakit Semakin Memburuk

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Foto: Ilustrasi oleh Mindra Purnomo/detikcom Foto: Ilustrasi oleh Mindra Purnomo/detikcom
Jakarta - Masifnya penyebaran informasi menjadikan kita hampir setiap hari terpapar hoax kesehatan. Meski kebenarannya masih sangat diragukan, tapi masyarakat sudah terlanjur banyak yang percaya karena melihat testimoni pengguna. Padahal mempercayai hoax medis akan luar biasa berbahaya.

"Bahaya banget, orang kita kan rata-rata belum semuanya paham dan mudah sekali dipengaruhi. akibatnya ya mereka melakukan hal-hal yang tidak benar," kata spesialis penyakit dalam geriatri dari RS Ciptomangunkusumo, Prof dr Siti Setiati, SpPD, KGER, MEpid kepada detikHealth belum lama ini.

Salah satu akibat fatal dari mempercayai hoax medis yakni risiko kesehatan pasien akan memburuk dengan sangat cepat. Sehingga terkadang sudah tidak bisa ditangani lagi bahkan dengan dokter spesialis sekalipun.



"Misalnya dulu ada hoax mengenai kanker yang bisa diobati pakai jaket, akibatnya bukan makin bagus malah merusak kankernya. Tadinya derajat 1 malah jadi derajat 4," tambahnya.

Sayangnya lagi, hoax medis pun banyak dipercaya bahkan oleh mereka yang berpendidikan sekalipun. Ini diakibatkan karena masih kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai info kesehatan yang benar.

"Bahkan dia S3 sekalipun, tapi karena dia tidak ngerti soal kesehatan, dia dengar bisa menyembuhkan dia pakai. Orang akhirnya mengalami kankernya makin menjadi malah tambah berat," pungkasnya.


Simak Video "Respons BPJS Kesehatan yang Disomasi Gara-gara 'Pakai' Joker"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/wdw)