Selasa, 09 Jul 2019 18:19 WIB

Perlu Tahu! Cara Menangani Anak yang Kena Flu Singapura

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Sariawan menjadi salah satu gejala utama dari flu singapura. Foto: iStock Sariawan menjadi salah satu gejala utama dari flu singapura. Foto: iStock
Jakarta - Virus flu singapura dikabarkan telah menjangkiti beberapa warga Medan. Salah satunya pada anak lelaki Budi, warga Medan Tuntungan, yang kemungkinan tertular saat bermain di kolam renang salah satu hotel berbintang di Medan.

"Panas badan anak saya sampai tiga puluh sembilan derajat. Timbul bintik merah-merah di tapak tangan, dan tapak kaki. Kemudian di mulut juga ada. Kata dokter flu singapura, dan memang katanya sedang merebak kasus flu singapura di Medan," kata Budi, dikutip dari detikcom, Selasa (9/7/2019).

Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) atau yang lebih dikenal dengan flu singapura memang banyak menyerang anak-anak ketimbang orang dewasa. Seringkali anak yang terjangkit enggan makan dan minum karena sariawan hebat yang muncul dan membuatnya rentan terkena dehidrasi.


dr Marissa TS Pudjiadi, SpA dalam perbincangannya dengan detikHealth beberapa waktu lalu menegaskan untuk membawa anak ke dokter apabila benar-benar tidak mau makan dan minum.

Selain sariawan, di tubuh anak akan muncul rash yang mirip cacar air. Tak perlu takut untuk memandikannya, dan dr Marissa juga menganjurkan untuk sebaiknya memandikan anak dan lebih bagus menggunakan cairan antiseptik yang dicampurkan ke dalam air mandi.

Mengingat flu singapura sangat menular, maka sebaiknya anak tidak perlu masuk sekolah terlebih dahulu. Ini untuk menghindari penularan kepada teman-temannya. Biasakan anak-anak untuk cuci tangan dan sebaiknya jangan kontak dulu dengan yang terkena flu singapura

"Nggak apa-apa nggak masuk dulu sampai benar-benar sembuh. Nggak perlu takut ketinggalan pelajaran, daripada nanti semua teman-temannya ketularan. Bisa belajar dulu di rumah," kata dr Marissa.

Mainan yang digunakan anak dengan flu singapura ada baiknya dibersihkan dan dibilas dengan antiseptik agar tidak menular pada kakak atau adiknya. Tak perlu khawatir lama-lama, umumnya penyakit ini akan membaik dalam waktu sekitar seminggu atau paling lama 10 hari.



Simak Video "Kenali Gejala dan Waspada Cacar Monyet"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/up)