Rabu, 10 Jul 2019 18:51 WIB

Kata Mereka Soal Tren Tidur dengan Mulut Dilakban Seperti Andien

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Ilustrasi tren tidur dengan plester mulut. Foto: iStock Ilustrasi tren tidur dengan plester mulut. Foto: iStock
Jakarta - Saat tidur memang kita kerap kali mangap secara tidak sengaja yang bisa membuat tenggorokan gatal dan kering ketika bangun. Tidur dengan plester di mulut bisa jadi salah satu alternatif agar mulut tidak kering dan juga tak ngorok di malam hari.

Terlepas dari manfaatnya yang diklaim bisa membuat tidur lebih nyenyak dan badan lebih segar, Lia (23), seorang karyawan swasta mengatakan sebelum ada bukti ilmiah tentang keamanan melakukan plester mulut saat tidur, dia belum tertarik untuk mencobanya. Takutnya setelah coba malah membahayakan dirinya sendiri.

"Bahaya nggak sih? Kan sewaktu-waktu hidung susah narik napas kan secara refleks mulut terbuka untuk memenuhi kebutuhan oksigen," tuturnya kepada detikHealth, Rabu (10/7/2019).

Sama halnya dengan Tora (25), karyawan swasta di Jakarta, tidur dengan plester mulut terlalu ribet untuk dilakukan sehingga menurutnya tidak penting dan membuang-buang waktu.



"Nggak ah, ribet. Masa mau tidur pake gituan. Belinya (plester-red) juga di mana kali tuh," sebutnya.

Berbeda dengan keduanya, Isyana (25) seorang karyawan swasta di Jakarta Selatan, menuturkan pandangan positifnya mengenai tren tersebut. Dia menganggap jika kebiasaan itu tidak ada salahnya untuk dilakukan karena sudah ada beberapa orang yang bercerita mengenai hasil positifnya.

"Ya why not. Kenapa nggak dicoba toh dari sisi medis nggak ada masalah juga kan," katanya.

Nah gimana nih detikers? Kamu tim penasaran pengin coba atau malas karena ribet? Komen di bawah ya!



Simak Video "Lebih Baik Tidur dengan Lampu Terang atau Temaram?"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)