Senin, 15 Jul 2019 08:05 WIB

Cara Dokter Menghitung Risiko Bila Ortu Punya Riwayat Diabetes

Rosmha Widiyani - detikHealth
Risiko anak kena diabetes bisa meningkat sampai 50 persen bila kedua orangtunya mengidap kondisi serupa. (Foto: ilustrasi/thinkstock) Risiko anak kena diabetes bisa meningkat sampai 50 persen bila kedua orangtunya mengidap kondisi serupa. (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta - Selain gaya hidup, penyakit diabetes juga dipengaruhi faktor genetik dalam keluarga. Jika memiliki anggota keluarga dengan diabetes maka peluang mengalami penyakit serupa lebih besar.

"Jika punya bapak atau ibu yang diabetes maka peluang anaknya punya penyakit sama adalah 25 persen. Bila keduanya diabetes, peluang menjadi 50 persen. Kalau keduanya kena sebelum usia 30 tahun, risikonya mencapai 70 persen," kata dokter ahli endokrinologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dr Dante Saksono, SpPD-KEMD, PhD.


Menurut dr Dante, penurunan diabetes tidak menjadi tanggung jawab satu gen. Kondisi ini diturunkan melalui gabungan beberapa dari jutaan gen dalam tubuh manusia (poligenetik). Dengan kondisi ini, maka sebetulnya semua orang Indonesia membawa risiko diabetes dalam gennya.

Hal ini juga bisa dilihat dari prevelansi orang dengan diabetes dalam satu keluarga besar. Saat ini dalam keluarga biasanya ada 1 atau beberapa orang yang mengalami diabetes. Artinya, keturunan berikutnya punya risiko mengalami penyakit degeneratif tersebut.

Kendati berisiko, diabetes bisa dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat. Dokter Dante mengingatkan pentingnya memilih asupan kalori, rutin olahraga, mengonsumsi buah dan sayur setiap hari. Masyarakat tentunya harus menghindari rokok yang menjadi faktor risiko banyak penyakit.



Simak Video "Idap Penyakit Langka, Wanita Ini Menua dengan Cepat"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)
News Feed