Selasa, 16 Jul 2019 10:35 WIB

Polusi Udara Jakarta Tinggi, Risiko Penularan TBC Meningkat

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Potret polusi udara di Jakarta. (Foto: Rifkianto Nugroho) Potret polusi udara di Jakarta. (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta - Tingkat polusi di Jakarta masih menjadi perhatian serius. Data dari situs penyedia peta polusi udara online, AirVisual, memperlihatkan bahwa Jakarta masih menduduki tiga besar kota dengan kualitas udara yang sangat buruk.

Polusi udara erat kaitannya dengan masalah kesehatan. Selain akan menyebabkan infeksi saluran pernapasan dalam jangka panjang, paparan polusi juga meningkatkan kerentanan tubuh terhadap paparan virus, salah satunya TBC (tuberkulosis).

"Pastilah (mudah menular). Kan tadi itu (penularannya) droplet infection. Kalau polusinya tinggi seperti di Jakarta sekarang yang katanya tertinggi di dunia, artinya kalau org TB positif terus dia juga lagi aktif dan ada polusi, bisa menyebar," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan, dr Wiendra Waworuntu, MKes, kepada detikHealth, Senin (15/7/2019).


"Tetapi bukan polusinya yang menyebarkan, tetap droplet itu tadi. polusi kan menurunkan daya tahan tubuh," lanjutnya.

Ketika sistem kekebalan tubuh melemah, virus akan mudah masuk dan menyebabkan badan menjadi drop. Kerentanan ini membuat infeksi TB bisa menular dan masuk ke tubuh tanpa kita sadari.

"Kalau yang sudah punya TB juga ketika polusi akan bertambah parah sakitnya," pungkasnya.



Simak Video "Kapan Waktu yang Tepat untuk Gunakan Masker atau Respirator?"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)