Rabu, 17 Jul 2019 09:30 WIB

70 Juta Anak di Dunia Diprediksi Alami Obesitas pada 2025

Adelia Putri - detikHealth
Obesitas pada anak meningkatkan risiko penyakit. (Foto: iStock) Obesitas pada anak meningkatkan risiko penyakit. (Foto: iStock)
Jakarta - Obesitas atau kelebihan berat badan menjadi salah satu masalah kesehatan yang paling banyak dialami oleh masyarakat dunia, termasuk di Indonesia. Penyebab obesitas antara lain kebiasaan suka makanan manis yang mengandung kalori, lemak, dan gula yang tinggi.

Obesitas anak menjadi perhatian khusus bagi pemerintah. Pasalnya, anak obesitas memiliki risiko kesehatan yang lebih tinggi dibandingkan anak seusianya yang lain.


"Organisasi kesehatan dunia (WHO) memprediksi jumlah anak penderita obesitas di dunia akan mencapai 70 juta jiwa pada 2025 mendatang, Obesitas pada anak merupakan isu global yg perlu disikapi secara serius," ungkap spesialis gizi klinis dr Diana F Suganda, MKes, SpGK, Selasa (16/7/2019).

dr Diana menambahkan, untuk melindungi anak dari risiko obesitas, orang tua harus mengajarkan anak mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Perbanyak asupan buah-buahan sayur, dan tidak boleh terlewatkan aktivitas fisik.

"Anak tetap harus diajarkan untuk secara teratur berolahraga. 60 menit untuk anak setiap minggu kan tidak berat ya," pungkasnya.



70 Juta Anak di Dunia Diprediksi Alami Obesitas pada 2025


Simak Video "Anak Doyan Minum Manis? Ini Solusinya!"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)