Jumat, 19 Jul 2019 16:41 WIB

Bermain Game Bisa Menjadi Sebuah Gangguan Jiwa Jika Muncul Gejala Ini

Firdaus Anwar - detikHealth
Ilustrasi kecanduan game. Foto: Thinkstock Ilustrasi kecanduan game. Foto: Thinkstock
Jakarta - Heboh video seorang pria sibuk memainkan jarinya namun tak respons ketika ditanya disebut-sebut mengalami gangguan kejiwaan karena kecanduan game. Namun seseorang yang sering bermain game tidak serta merta selalu disebut kecanduan.

Menurut Kepala Departemen Medik Kesehatan Jiwa Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr Kristiana Siste Kurniasanti, SpKJ (K), seseorang yang kecanduan game bisa menjadi sebuah gangguan yang disebut gaming disorder. Gangguan ini pun memiliki gejala yang cukup signifikan.

"Gejala pertama kesulitan mengontrol game-nya dari tiga menit, 3 jam, sampai ada pasien bermain 18 jam sehari. Atau benar-benar dia mengatakan bisa tidak tidur sampai sekali. Artinya ada gangguan kontrol kalau dalam yang saya contoh ini waktu," ujarnya kepada detikHealth.



Seseorang dalam fase ini menurut dr Siste sebenarnya mengetahui kalau ia harus berhenti, namun tiak bisa melakukannya sebab adanya gangguan kontrol pada dirinya sendiri.

Meningkatnya gangguan ini akan sebanding dengan terganggunya kegiatan lain dalam kehidupan sehari-hari. Misal, seseorang itu rela bolos sekolah untuk ke warung internet (warnet) demi bermain game.

"Dia tetap melanjutkan atau mainkan game-nya walaupun ada konsekuensi negatif. Misal kuliah terancam DO (drop out), kerja terancam dipecat, tapi dia tidak berhenti atau malah semakin meningkatkan waktu bermainnya," lanjut dr Siste.

Penegakan diagnosis gangguan tersebut terjadi jika gejala tersebut berlangsung selama 12 bulan dan bermakna dalam kehidupan sehari-harinya.



Simak Video "WHO Tetapkan Kecanduan Game Sebagai Gangguan Mental"
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/up)