Minggu, 21 Jul 2019 12:00 WIB

Punya Gigi Ompong Bisa Membuat Kita Mudah Pikun Lho!

Aditya Mardiastuti - detikHealth
Ilustrasi pemeriksaan gigi. (Foto: Ari Saputra) Ilustrasi pemeriksaan gigi. (Foto: Ari Saputra)
Manggarai Barat, NTT - Sakit gigi rupanya memang tak bisa disepelekan. Salah penanganan bisa berakibat fatal, salah satunya penyakit mudah lupa alias pikun.

Biasanya, dokter gigi tak menyarankan gigi berlubang langsung dicabut dan membuat gigi menjadi ompong. Bukan tanpa alasan, rupanya ada kaitan antara kegiatan mengunyah dengan volume otak.

"Pada gigi utuh pengunyahan normal, volume otaknya akan bisa terjaga dibandingkan yang kehilangan giginya. Keterkaitan klinisnya orang jadi mudah pikun atau demensia," kata Ketua Ikatan Peminat Kedokteran Gigi Implan Indonesia (IPKGI) dr Rudi Wigianto di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (21/7/2019).

dr Rudi pun menyarankan para pemilik gigi ompong untuk segera memasang gigi palsu sehingga proses mengunyah menjadi normal dan terhindar dari risiko demensia.


"Makanya orang kalau kehilangan gigi segera diganti supaya pengunyahan normal. Mengutip penelitian dokter di Jepang yang melihat atau meneliti tengkorak yang giginya utuh dengan yang (giginya) tidak lengkap lagi dibandingkan dengan volume otak yang ada. Ternyata pada otak yang giginya utuh volumenya lebih besar dibandingkan yang (giginya) tidak utuh," urainya.

Berkaca dari temuan tersebut, KDGI dan ARRA Foundation memberikan bantuan gigi palsu ke warga Pulau Rinca. Mereka melihat banyak warga yang memilih mencabut giginya daripada mengobati dengan cara menambal ketika menemukan gigi berlubang.

"Makanya kita gigi adventure di Pulau Rinca karena faktanya sudah banyak (gigi) yang hilang," jelas koordinator kegiatan baksos di Pulau Rinca ini.

Dia pun mengimbau masyarakat yang memiliki gigi ompong untuk segera memasang implan atau gigi palsu. Jangan biarkan ada gigi yang ompong.

"Segeralah ke dokter gigi dan kembalikan fungsi pengunyahan karena itu berpengaruh ke fungsi otak," terang Rudi.



Simak Video "Ini Dia Rapor Merah Kesehatan Gigi dan Mulut Anak Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)