Jumat, 26 Jul 2019 14:07 WIB

Updated

Polisi Tembak Polisi di Depok, Dokter Jiwa Angkat Bicara

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Insiden polisi menembak mati rekannya sendiri dipicu oleh emosi sesaat (Foto: Grandyos Zafna) Insiden polisi menembak mati rekannya sendiri dipicu oleh emosi sesaat (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta - Seorang polisi, Brigadir Rangga Tianto, menembak mati rekannya sendiri, Bripka Rahmat Effendy, hanya karena emosi. Dokter jiwa mengingatkan pentingnya 'anger management'.

"Marah yang terlalu hebat dan terus menerus berulang jelas akan sangat mengganggu. Lakukan 'anger management' (manajemen marah) untuk dapat mengontrol marah agar tidak terjadi hal yang merugikan," saran dr Lahargo Kembaren, SpKJ dari RS Siloam Bogor, dalam pesannya kepada wartawan, Jumat (26/7/2019).

Menurut dr Lahargo, ada banyak sekali penyebab orang bisa marah. Di antaranya karena kecewa, malu, sedih, frustrasi, atau tidak dihargai.

Berbagai penyebab itu menurut dr Lahargo akan mengaktifkan Amigdala, bagian otak yang mengatur emosi. Aktivitas tersebut akan merangsang pelepasan hormon stres oleh kelenjar adrenal. Termasuk dalam kategori hormon stres antara lain:

- Kortisol
- Adrenalin
- Noradrenalin.



Dijelaskan oleh dr Lahargo, peningkatan hormon stres Kortisol menyebabkan banyak sel saraf mati terutama di bagian berikut:

1. Prefrontal cortex (PFC)
Bagian ini penting dalam membuat suatu keputusan yang baik dan perencanaan tindakan. Gangguan di area ini menyebabkan orang marah sering membuat keputusan buruk yang kemudian disesali.

2. Hipokampus
Bagian ini mengatur memori. Gangguan di area ini menyebabkan orang marah tidak ingat apa yang diucapkan dan dilakukan.

Peningkatan hormon stres juga mengurangi hormon lain yang disebut serotonin. Hormon yang terakhir disebut adalah hormon bahagia, sehingga orang marah akan berujung pada perilaku agresif dan tak jarang memicu depresi.



)* Catatan: Judul mengalami pemutakhiran terkait kesalahan penyebutan lokasi. Terima kasih.

Simak Video "Hal yang Harus Dilakukan Ketika Memiliki Pasangan Tempramen "
[Gambas:Video 20detik]
(up/fds)