Senin, 29 Jul 2019 09:37 WIB

Bukan Mitos, Menangisi Mantan Juga Bisa Bikin Kurus

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Menangisi mantan itu bukan hal buruk, bisa bikin kurus, lho! Foto: thinkstock Menangisi mantan itu bukan hal buruk, bisa bikin kurus, lho! Foto: thinkstock
Jakarta - Menangisi mantan saat putus hubungan mungkin terasa memalukan. Namun para peneliti ini tidak setuju, bahkan mereka menemukan bahwa menangisi mantan juga bisa membantu menurunkan bobot, lho.

Hal ini disebabkan rasa tidak bahagia yang kita rasakan menyebabkan lonjakan pada kadar kortisol, hormon yang terkait dengan stres. Saat kita berada di bawah tekanan, hormon prolaktin, leu-enkphalin dan adrenocorticotropin (ACTH) diproduksi.

Namun saat kita menangis dalam emosi, tubuh mendapatkan sinyal bahwa stres telah berakhir dan kita tak perlu menahan lemak, seperti dilaporkan The Sun. Studi sebelumnya yang dilakukan oleh University of Minnesota juga menyebut bahwa menangis bisa membantu menyembuhkan, meningkatkan kekebalan tubuh dan menurunkan kadar stres dan rasa marah.


"Kita merasa lebih baik setelah menangis karena kita benar-benar 'mengeluarkannya'. Kimia yang menumpuk saat stres emosional terjadi dibuang melalui air mata saat kita menangis. Stres yang tidak diperbaiki dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan kerusakan pada area-area tertentu di otak kita. Kemampuan manusia untuk menangis merupakan cara bertahan hidup," terang salah satu peneliti studi, Profesor William Frey.

Rata-rata selama kita hidup kita 'membuang' sebanyak 60 liter air mata. Air mata emosional, berbeda dengan air mata yang dikeluarkan saat merasa sakit, juga diduga mengandung kadar mangan yang cukup tinggi, yang bisa membantu menurunkan kadar kolesterol jahat.

Mangan juga menunjang potasium yang dapat mengontrol tekanan darah tinggi dan hormon prolaktin, yang membantu mengurangi rasa stres dan mendorong sistem imun.



Simak Video "Benarkah Menggunakan Vape Bisa Jadi Depresi?"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/up)