Senin, 29 Jul 2019 20:05 WIB

Saran Dokter Paru Soal Polusi Udara di Jakarta

Nabila Ulfa Jayanti - detikHealth
Lidah mertua disebut jadi tanaman yang bisa membantu atasi polusi udara Jakarta. (Foto: Adelia Putri/detikHealth) Lidah mertua disebut jadi tanaman yang bisa membantu atasi polusi udara Jakarta. (Foto: Adelia Putri/detikHealth)
Jakarta - Penggunaan air purifier ternyata belum cukup efektif untuk mengurangi polusi udara. Beragam tanaman hias dianggap bisa menjadi solusi alternatifnya, salah satunya adalah lidah mertua.

Lidah mertua atau sansevieria merupakan tanaman hijau bercorak dengan ujungnya yang runcing yang bisa ditaruh di dalam atau luar ruangan. Tanaman yang bisa hidup dalam kondisi sedikir air dan cahaya matahari ini dipercaya punya kemampuan menyerap racun seperti karbondioksida dan benzena.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bahkan berencana membagikan tanaman ini untuk mengurangi dampak polusi. Ahli paru dari Omni Hospital Pulomas dr Frans Abednego, SpP meyakini, tanaman lidah mertua tidak terlalu efektif menangkal polusi udara Jakarta.


"Kalau daunnya hijau punya klorofil dan stoma, itu baru bisa ada pertukaran (udara-red). Setahu saya pohon lidah mertua itu 'less chlorophyl', tidak ditujukan untuk pertukaran O2 dan CO2. Itu kan perdu, yang perlu adalah tanaman tinggi yang agak menjulang dengan rimbunnya dedaunan," jelas dr Frans pada Senin (29/07).

Pembuatan hutan dalam kota atau 'City Forest' di beberapa tempat menurutnya bisa jadi solusi yang lebih baik, seperti yang sudah diterapkan Singapura. Pohon-pohon bisa ditanam di lahan kosong atau yang tak terpakai lagi.

"Kalau tak ada komitmen, kita gini-gini aja. Sebab kendaraan bermotor makin banyak, pohon makin sedikit," imbuh dr Frans.



Simak Video "Cara Natasha Rizky Lindungi Keluarga dari Polusi"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)