Selasa, 30 Jul 2019 18:48 WIB

Catat! Tak Ada Lagi RS Pakai Termometer dan Tensimeter Merkuri Mulai 2020

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Termometer merkuri akan dilarang di rumah sakit dan fasilitas kesehatan lain mulai 2020. (Foto: iStock) Termometer merkuri akan dilarang di rumah sakit dan fasilitas kesehatan lain mulai 2020. (Foto: iStock)
Jakarta - Kementerian Kesehatan mengeluarkan surat edaran tentang penghapusan dan penarikan alat kesehatan bermerkuri di fasilitas pelayanan kesehatan 100 persen pada 2020. Hal ini dilakukan karena melihat dampak berbahaya yang bisa diperoleh dari pajanan merkuri pada sektor kesehatan juga lingkungan.

Berdasarkan hal tersebut maka setiap fasilitas pelayanan kesehatan wajib melaksanakan penghapusan alat kesehatan bermerkuri seperti termometer dan tensimeter yang masih kerap kali di jumpai penggunaannya.

"Ada ribuan gram merkuri di alat kesehatan yang kalau tidak kita tarik akan membahayakan kesehatan masyarakat," sebut Dirjen Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, dr Kirana Pritasari, kepada detikHealth, Selasa (30/7/2019).

Tak hanya di fasilitas kesehatan, penggunaan termometer dan tensimeter mengandung merkuri juga tak boleh lagi digunakan di tingkat rumah tangga.


"Termometer masih banyak di pasaran. Ini adalah aspek yang harus kita pikiran bagaimana caranya bukan hanya menghapus pemakaian di fasyankes tapi juga di pasaran," tambahnya.

Masih banyaknya pemakaian alat kesehatan bermerkuri didasari berbagai hal. Salah satunya karena alat kesehatan tersebut memiliki harga yang jauh lebih murah daripada substitusinya.

Selain itu, masyarakat bahkan tenaga kesehatan masih menganggap termometer dan tensimeter dengan air raksa atau merkuri lebih efektif dibandingkan yang digital.

"Kita sudah memiliki alternatif dari alat kesehatan tersebut dan sudah tersebar luas. Nah sekarang kita harus mengubah mindset kita (untuk tidak memakai alat kesehatan bermerkuri-red)," pungkasnya.



Simak Video "Menu Diet ala Korea Ini Bisa Cegah Diabetes Loh!"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)