Rabu, 31 Jul 2019 16:55 WIB

BPOM Apresiasi Gubernur DKI Soal Larangan Pembagian Kurban Pakai Plastik

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Penny Kusumastuti Lukito. (Foto: Ari Saputra)
Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengapresiasi langkah DKI Jakarta yang telah mengeluarkan peraturan mengenai larangan penggunaan kresek hitam saat membagikan daging kurban pada Idul Adha mendatang.

"Kalau ada pemerintah daerah yang lebih maju ke depan, silahkan. Bagus dan nanti bisa ditiru dan direplikasi di wilayah lain," ujar Kepala Badan POM, Penny K Lukito, dijumpai pada di sela Seminar Nasional Keamanan Pangan, Jakarta Pusat, Rabu (31/7/2019).

Hal tersebut, menurut Penny, menjadi salah satu fokus untuk menciptakan kualitas pangan yang baik bagi konsumen. Sebab penggunaan plastik menurutnya tak hanya membahayakan lingkungan tapi juga kesehatan.

"Ada aspek toksiknya (yang diperhatikan) itu pertama, yang kedua adalah aspek lingkungan," pungkasnya.


BPOM sendiri belum mengeluarkan regulasi khusus tentang penggunaan plastik atau kresek untuk makanan, masih terbatas pada peraturan tentang pengemasan atau packaging.

"Untuk regulasi plastik kita akan berproses dulu. karena kan menerbitkan suatu standar baru kita harus berproses secara lintas sektor. Tapi itu akan jadi salah satu prioritas kita," pungkas Penny.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau agar tak menggunakan kantong plastik untuk wadah daging kurban saat Idul Adha dan sebaiknya menggunakan alternatif pengganti.

"Jadi hindari penggunaan plastik, apalagi plastik warna hitam. Gunakan apa? Yang bisa daur ulang, paling gampang besek. Besek terbuat dari? Bambu lagi... sempat ramai kemarin gara-gara bambu," kata Anies kepada detikcom beberapa waktu lalu.



Simak Video "Begini Cara Awet Menyimpan Daging Kurban"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)