Kamis, 08 Agu 2019 06:02 WIB

Jangan Anggap Remeh! Sering Beser Bisa Tingkatkan Risiko Picu Bunuh Diri

Kintan Nabila - detikHealth
Tak bisa diremehkan, beser bisa mengurangi kualitas hidup seseorang (Foto: istock)
Jakarta - Banyak orang merasa malu memeriksakan keluhan sering beser. Padahal kondisi yang disebut juga Overactive Bladder (OAB) ini sangat berdampak pada kualitas hidup seseorang.

"Kalau di negara barat itu OAB bisa sampai bunuh diri," kata dr Budi Iman Santoso, SpOG(K) baru-baru ini.

Pada pengidap sakit gula atau diabetes, keluhan sering beser ini juga memberikan kualitas hidup yang lebih buruk. Dampaknya juga bisa berpengaruh langsung pada faktor emosi, seperti merasa malu hingga menarik diri dari kehidupan sosial.



OAB bisa mengganggu aktivitas sehari-hari seperti takut bepergian, menghindari aktivitas seksual dan mengurangi minum karena takut bolak-balik ke toilet. Disamping itu juga bisa berimbas pada faktor ekonomi, seperti meningkatnya kebutuhan biaya popok dewasa dan laundry.

Pada pengidap OAB, frekuensi buang air kecil bisa meningkat jadi 12 kali sehari. Kerap dianggap proses 'normal' akibat penuaan, padahal sebenarnya adalah penyakit. Banyak yang enggan berobat hanya karena malu.



Simak Video "Lihat Kunci Sukses Swiss Jadi Negara Teraman COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)