Minggu, 11 Agu 2019 16:16 WIB

Anak Rentan Terserang Penyakit Akibat Polusi, Ini Saran Dokter

Michelle Natasya - detikHealth
Ilustrasi anak terkena dampak polusi udara. Foto: iStock Ilustrasi anak terkena dampak polusi udara. Foto: iStock
Jakarta - Anak berada dalam periode penting perkembangan sehingga paparan polusi dapat menyebabkan banyak dampak negatif. Mulai dari dampak jangka pendek seperti infeksi saluran pernapasan sampai penurunan fungsi paru-paru di kemudian hari.

"Pengaruh polusi udara yang paling umum pada anak yaitu iritasi mata, infeksi saluran pernapasan, dan penurunan fungsi paru," jelas dr Wahyuni Indawati, SpA(K), dokter spesialis anak konsultan respirologi RS Pondok Indah (RSPI).

"Anak ini kan dalam proses tumbuh dan kembang termasuk organ sistem pernapasannya. Jadi kalau ada gangguan saat tumbuh kembangnya, akan mempengaruhi fungsi parunya di kemudian hari. Ada risiko paru tidak bisa mencapai fungsi optimal. Akibatnya ketika tua akan semakin cepat penurunan fungsi paru itu," katanya saat dihubungi detikHealth, Sabtu (10/8/2019).


Risiko perburukan penyakit paru juga akan lebih tinggi pada anak yang memiliki penyakit sebelumnya seperti asma, pneumonia, penyakit jantung, gangguan imunitas, dan malnutrisi. Untuk itu, dokter Wahyuni membagikan beberapa panduan untuk meminimalisir dampak kualitas udara yang buruk pada anak.

1. Hindari beraktivitas di sekitar jalan raya yang penuh dengan kendaraan.

2. Pendingin ruangan (air conditioner) dalam mode 're-circulate', ganti filter secara teratur.

3. Bekerjasamalah dengan sekolah untuk membatasi waktu bermain anak di luar ruang apabila AQI sedang tidak baik.

4. Pakailah masker dengan ukuran yang sesuai anak. Gantilah masker jika sudah tampak kotor. Apabila AQI sedang sangat tinggi, sebaiknya anak-anak tetap beraktivitas di dalam ruangan saja.

5. Hindari aktivitas dalam rumah yang dapat menambah kontaminasi seperti merokok di lingkungan sekitar rumah karena akan memperburuk dampak polusi udara dan dampak paparan asap rokok bagi anak.

6. Pastikan status hidrasi anak cukup, anjurkan untuk banyak minum agar saluran napas tetap lembab dan lendir tetap encer.

7. Penggunaan alat penyaring udara (air purifier) dapat membantu membersihkan udara di dalam ruangan.



Simak Video "Waspada! Polusi Udara Juga Bisa Terjadi di Dalam Ruangan"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)
News Feed