Minggu, 11 Agu 2019 19:11 WIB

Punya Riwayat Kolesterol, Ini Saran Pakar Soal Konsumsi Daging Kambing

Rosmha Widiyani - detikHealth
Sate, salah satu olahan daging kurban. Foto: Istimewa Sate, salah satu olahan daging kurban. Foto: Istimewa
Jakarta - Pernah punya riwayat kolesterol tinggi, bukan berarti tidak boleh makan kambing. Olahan daging tetap bisa dikonsumsi namun dengan jumlah yang terbatas.

"Kalau ada riwayat kolesterol, konsumsi daging 2-3 kali per minggu sudah cukup. Respon tiap orang berbeda, sehingga tetap disarankan rajin kontrol untuk memantau kesehatan," kata ahli gizi Mochammad Rizal dari Indonesia Sport Nutritionist Association (ISNA).


Bagi yang berada dalam kondisi sehat dan normal, daging kambing bisa dikonsumsi sekali dalam sehari. Rizal mengatakan, porsi konsumsi kira-kira sebesar telapak tangan untuk 1 porsi. Hari besar tidak menyebabkan konsumsi daging lebih dari seharusnya.

Rizal menjelaskan, makan daging kambing memang tidak serta merta meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Faktanya, daging kambing mengandung lemak dan kolesterol yang lebih rendah daripada daging sapi.

Peningkatan kolesterol bisa diakibatkan pengolahan yang menambahkan terlalu banyak garam, santan, atau minyak. Faktor lain adalah konsumsi berbagai jenis makanan sebelumnya yang meningkatkan kolesterol dalam darah. Hal inilah yang mengakibatkan orang dengan riwayat kolesterol harus rutin memeriksakan kesehatannya.



Simak Video "Cara Makan Gorengan Tanpa Bikin Kolesterol Tinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)