Kamis, 15 Agu 2019 11:45 WIB

Viral Video Operasi Perut Balita Berisi Korek Api di Surabaya, Bagaimana Faktanya?

Firdaus Anwar - detikHealth
Narasi yang menyertai video viral operasi balita. (Foto: Tangkapan layar Facebook) Narasi yang menyertai video viral 'operasi balita'. (Foto: Tangkapan layar Facebook)
Jakarta - Di media sosial ramai beredar video yang menunjukkan tim dokter sedang melakukan operasi pengangkatan benda-benda tak lazim dari seorang pasien. Dalam video terlihat dokter berhasil mengangkat apa yang seperti korek api.

Narasi yang menyertai video menyebut kalau kejadian ini terjadi pada seorang pasien balita berusia empat tahun dari Surabaya. Secara lebih rinci dijelaskan benda yang ditemukan mulai dari korek api, baterai, uang mainan, gagang sendok, hingga madu saset.

"Mohon sempatkan untuk nonton video tsb, supaya bpk / ibu yg memiliki balita/cucu untuk tidak begitu saja meninggalkannya saat sedang bermain sendirian," tulis narasi video yang dibagikan salah satu pengguna Facebook.


Terkait hal tersebut tidak jelas darimana sumber video dan validitas narasi yang menyertai. Pada 13 Juli 2017 lalu detikcom pernah menemukan kasus dengan deskripsi serupa namun terjadi pada seorang pasien pria bernama Hendro Wijatmiko dari Jember, Jawa Timur.

Tim dokter RSD Soebandi Jember kala itu menemukan hampir 52 sampah benda tajam di perut Hendro.

"Ngumpul di lambung, ngumpul di usus halus sama di usus besar," kata dr Samsul Huda, SpB, satu dari tiga dokter yang melakukan operasi terhadap Hendro.

Di lambung ditemukan 16 korek api gas, 11 bungkus plastik, 1 lembar uang kertas Rp 20 ribu, 1 tutup pocari, 3 gagang sendok, 2 baterai ukuran AAA, dan satu gagang eskrim.

Sedangkan yang diambil dari usus halus terdapat, 2 korek api gas, satu alat suntik ukuran 5 CC tanpa jarum, 1 cutter (pisau kecil), 5 paku payung, 2 bungkus plastik, 2 gagang es krim, 1 garpu kecil, 5 uang logam Rp 200 yang sudah diplester jadi satu. Kemudian 1 pir korek api, dan 1 uang logam Rp 500.



Simak Video "Tips Atasi Mata Minus dan Silinder pada Anak Balita"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)