Kamis, 15 Agu 2019 13:13 WIB

Heboh OSIS Razia Produk Skincare dan Makeup, Ini Komentar Dokter Kulit

Firdaus Anwar - detikHealth
Gambar yang disebut razia skincare dan makeup oleh OSIS. (Foto: Tangkapan layar Twitter) Gambar yang disebut razia skincare dan makeup oleh OSIS. (Foto: Tangkapan layar Twitter)
Jakarta - Beberapa hari belakangan sempat heboh foto yang disebut menunjukkan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) melakukan razia produk skincare dan makeup. Hal ini memicu perdebatan di antara netizen.

"Kaka osis nya ga bisa bedain mana makeup mana skincare ... Kalo makeup mah iya atuh ga boleh,tapi masa skincare jg di larang?" tulis salah satu pengguna Facebook.

Apa sebetulnya beda skincare dan makeup? Spesialis kesehatan kulit dr Fitria Amalia Umar, SpKK, dari Rumah Sakit Gandaria menjelaskan bahwa pada dasarnya skincare adalah produk yang dipakai untuk menjaga kesehatan kulit.


Beberapa contoh produk skincare misalnya pelembab, tabir surya, hingga sabun pembersih wajah. Seorang anak remaja mungkin saja membutuhkan beberapa produk tersebut untuk mengobati atau mencegah timbulnya masalah karena kulit sensitif.

"Masalah skincare untuk perawatan kulit beda-beda ada yang mungkin kulitnya gampang berminyak jadi jerawatan, gampang pigmentasi, atau kering banget sampai gampang kelupas. Ada treatment sesuai kebutuhan kulit masing-masing jadi menurut saya enggak perlu lah sampai dirazia segala macam," kata dr Fitria saat dihubungi detikHealth, Kamis (15/8/2019).

Sementara itu makeup dijelaskan dr Fitria sebagai produk-produk yang biasanya memiliki kemampuan memberikan warna sehingga bisa mengubah penampilan jadi lebih menarik.

"Jadi kosmetik bedak, foundation, lipstik, eyeshadow atau blush on yang sifatnya ada warna itu oke lah razia. Nggak sewajarnya kita sekolah pakai makeup," lanjut dr Fitria.



Simak Video "Malu Punya Kulit Kering? Ini Solusinya!"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)