Sabtu, 17 Agu 2019 18:25 WIB

Kaki Paskibraka Tertusuk Paku, Ini Cara Mencegah Tetanus dari Paku Berkarat

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Dina Paskibraka Morewali Utara. (Mohammad Qadri/detikcom) Dina Paskibraka Morewali Utara. (Mohammad Qadri/detikcom)
Jakarta - Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) putri asal Morowali Utara dikabarkan tertusuk paku saat mengawal bendera Merah Putih untuk dikibarkan di daerahnya. Paku berkarat ukuran 7 cm menembus sepatu dan kaki anggota Paskibraka itu.

"Pas balik dari pengibaran depan tribun, saya rasa sakit di kaki. Saya tahan saja, karena saya pikir cuma batu. Tapi kan lumayan jaraknya dari tribun sampai tempat barisan awal kami, lama-lama saya yakin bukan batu ini, tapi paku," katanya kepada detikcom.

Menginjak paku bisa menjadi pengalaman yang sangat menyakitkan dan paku mampu membuat lubang dalam di telapak kaki yang membuat seseorang sulit berjalan selama beberapa hari.


Setelah tertusuk paku, sangat penting untuk mengambil tindakan agar kaki tidak terinfeksi tetanus. Meski dapat diobati di rumah, beberapa luka mungkin memerlukan perhatian medis.

Mengutip Healthline, berikut cara mencegah kaki agar tak terkena tetanus saat tertusuk paku berkarat.

1. Cuci tangan
Cuci tangan sebelum merawat segala jenis luka sebab kuman dan bakteri rentan masuk ke tubuh melalui luka yang terbuka. Bersihkan tangan dengan air selama setidaknya 20 detik yang setara dengan menyanyikan lagu selamat ulang tahun.

2. Hentikan pendarahan
Beberapa tusukan paku bisa berdarah bisa juga tidak. Jika terjadi pendarahan, beri tekanan lembut untuk menghentikan pendarahan dan meningkatkan pembekuan. Jangan terlalu keras, terlalu banyak tekanan bisa memperburuk rasa sakit dan pendarahan.


3. Bersihkan luka
Paku di tanah bisa saja mengandung bakteri atau kuman terutama jika kotor atau karatan. Membersihkan luka adalah salah satu cara terbaik untuk mencegah komplikasi seperti tetanus. Bakteri yang menyebabkan tetanus dapat ditemukan di tanah, debu, atau kotoran hewan.

Jika perlu, gunakan pinset untuk menghilangkan serpihan dari luka. Bersihkan pinset dengan alkohol sebelumnya. Juga, bersihkan kulit di sekitar luka Anda dengan sabun, air, dan waslap.

4. Oleskan krim antibiotik
Pembersihan luka penting tetapi itu tidak cukup. Anda juga harus melindungi tusukan untuk mencegah infeksi. Setelah membersihkan dan mengeringkan luka Anda, oleskan tipis-tipis krim antibiotik pada luka.

5. Tutup luka
Butuh beberapa hari untuk menyembuhkan luka. Selama waktu ini, bungkus dengan balutan untuk melindungi dan menjaganya tetap bersih. Ganti setidaknya sekali sehari, sebaiknya setelah mandi. Tunggu sampai pendarahan berhenti sebelum membalut.



Simak Video "Ditarik BPOM, Berikut Daftar Obat Maag yang Berisiko Kanker"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/wdw)