Minggu, 18 Agu 2019 18:10 WIB

Rio Reifan Mengaku Takut Jarum, Salah Satu Gejala Trypanophobia

Nabila Ulfa Jayanti - detikHealth
Rio Reifan mengaku takut jarum (Foto: Samsudhuha Wildansyah/detikcom) Rio Reifan mengaku takut jarum (Foto: Samsudhuha Wildansyah/detikcom)
Jakarta - Rio Reifan mengaku tak mau coba narkoba jenis putaw atau heroin karena takut dengan pemakaiannya yang disuntik. Takut saat disuntik merupakan hal yang cukup wajar. Namun rasa takut tersebut bisa berkembang jadi esktrem yang berujung pada fobia jarum suntik atau disebut dengan trypanophobia.

Trypanophobia adalah rasa takut yang ekstrem terhadap prosedur medis, termasuk penanganan dengan jarum suntik, menurut Healthline. Ketakutan ini bisa muncul sejak kecil. Sebab, anak-anak merasakan sensasi yang tak biasa saat jarum menyentuh kulitnya.

Seharusnya ketakutan akan berkurang seiring dengan bertambahnya usia. Tetapi ada orang-orang yang tetap merasakan takut, bahkan makin ekstrem.



Belum ada penyebab pasti munculnya fobia jarum suntik. Beberapa faktor yang mempengaruhi perkembangannya adalah pingsan atau rasa pusing yang parah karena refleks vasovagal saat terkena jarum, kenangan buruk tentang jarum dan kecemasan, hipokondria, atau secara genetik sensitif terhadap rasa sakit.

Gejala yang muncul pada trypanophobia bisa sangat mengganggu kualitas hidup penderitanya. Gejala bisa muncul ketika penderita melihat jarum atau mendengar harus melewati prosedur yang menggunakan jarum.

Gejala yang timbul dapat berupa pusing, pingsan, panik, cemas, insomnia, tekanan darah yang tinggi, jantung berdetak kencang, merasa dikasari secara fisik atau emosional, atau menjauhi penanganan medis.



Simak Video "Flakka, Narkoba yang Bikin Penggunanya Jadi 'Zombie'"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)