Senin, 19 Agu 2019 18:01 WIB

3 Fakta Soal Kedelai, Termasuk Manfaatnya Bagi Jantung

Nabila Ulfa Jayanti - detikHealth
Kedelai dalam tempe dianggap sebagai salah satu makanan super. (Foto: Istock) Kedelai dalam tempe dianggap sebagai salah satu makanan 'super'. (Foto: Istock)
Jakarta - Susu kedelai dan olahan kedelai lainnya dikenal mempunyai manfaat yang sangat baik bagi kesehatan. Kebutuhan akan asam amino esensial yang tak bisa diproduksi tubuh, mampu terpenuhi dari kacang kedelai.

Kacang kedelai adalah sumber protein mengenyangkan yang juga mengandung serat, dikutip dari Reader's Digest.

"Kedelai tak mempunyai kolesterol dan rendah akan lemak jenuh," kata pakar diet di British Columbia, Pamela Ferguson. Berikut adalah fakta-fakta dari kedelai.

1. Kedelai Baik untuk Jantung
Makanan dari kedelai mempunyai serat, non kolesterol, dan lemak jenuh rendah yang mampu menggantikan daging merah olahan bagi mereka yang menjalani diet jantung sehat.

"Banyak peneliti percaya bahwa kedelai baik bagi jantung karena proteinnya mengurangi serum kolesterol," ujar profesor ilmu gizi di the University of Toronto, David Jenkins, dilansir Reader's Digest.



2. Tak Mengurangi Risiko Kanker, Tapi Bisa Mencegah Kambuhnya Kanker
Konsumsi kacang kedelai dalam jumlah sedang memberikan hasil pada sel hewan dan manusia, yakni bisa menekan pertumbuhan kanker. Meski begitu, bukti bahwa kedelai mampu mengurangi risiko kanker payudara terlalu tidak konsisten.

Penelitian dalam The American Journal of Clinical Nutrition menyebut bahwa mengonsumsi kacang kedelai dengan kandungan 10 mg isoflavon setiap hari dapat mengurangi risiko kambuhnya kanker payudara.

3. Tak Membuat Puber Lebih Awal & 'Less Manly'
Beberapa orang beranggapan bahwa mengonsumsi kedelai bisa membuat anak perempuan mendapatkan menstruasinya lebih awal. Padahal faktanya tak demikian, lho. Dalam Nutrition Journal disebutkan bahwa remaja yang mengonsumsi kedelai dalam porsi banyak tak terbukti mengalami menstruasi lebih awal.

Ada pula yang mengatakan kedelai bisa mengurangi level testosteron pada pria. Penelitian belum membuktikan hal ini. Jika ada cerita soal pria yang payudaranya tumbuh setelah mengonsumsi kedelai, bisa berarti ia mengonsumsinya dalam jumlah yang sangat banyak (lusinan cup) setiap hari.



Simak Video "Mau Makan Banyak Tapi Tetap Kurus?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)