Rabu, 21 Agu 2019 10:10 WIB

Udara Tangsel Sangat Tidak Sehat, Studi Kaitkan Polusi dengan Gangguan Bipolar

Widiya Wiyanti - detikHealth
Ilustrasi polusi udara. Foto: Pradita Utama Ilustrasi polusi udara. Foto: Pradita Utama
Jakarta - Pagi ini, Jakarta masih dikelilingi polusi udara yang terbilang belum sehat. Gantian Kota Tangerang Selatan yang berdasarkan data Airvisual, kualitas udaranya ada di level sangat tidak sehat.

Bukan hanya kesehatan paru-paru, polusi udara juga bisa memengaruhi kesehatan mental seseorang. Hal ini dibuktikan dengan sebuah penelitian dari University of Chicago yang melibatkan analisis dua negara, Amerika Serikat dan Denmark.

Penelitian itu, dari database kesehatan Amerika Serikat, ditemukan bahwa kualitas udara yang buruk memiliki peningkatan 27 persen masyarakatnya terkena gangguan bipolar dan peningkatan 6 persen pada depresi berat dibandingkan masyarakat yang dikelilingi udara yang sehat.



Sementara penelitian pada wilayah Denmark menemukan ada peningkatan gangguan kesehatan mental sebesar 29 persen di wilayah yang kualitas udaranya buruk.

Para peneliti juga menemukan, paparan udara yang buruk pada anak usia dini berkaitan kuat dengan pengembangan depresi berat, skizofrenia, dan gangguan kepribadian lain.

"Studi kami di Amerika Serikat dan Denmark menunjukkan bahwa tinggal di daerah yang tercemar, terutama di awal kehidupan, merupakan prediksi gangguan mental," kata ahi biologi komputasi yang juga peneliti utama, Atif Khan dikutip dari DailyMail.



Simak Video "Waspada! Polusi Udara Juga Bisa Terjadi di Dalam Ruangan"
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/up)