Rabu, 21 Agu 2019 17:33 WIB

Polusi Udara Meningkat, Bekasi Waspadai ISPA pada Anak

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Seperti halnya Jakarta, Bekasi juga dilanda polusi udara belakangan ini (Foto: Agung Pambudhy) Seperti halnya Jakarta, Bekasi juga dilanda polusi udara belakangan ini (Foto: Agung Pambudhy)
Bekasi - Panjangnya musim kemarau dan asap kendaraan semakin memperparah pencemaran udara di Kota Bekasi. Hal ini berdampak pada kesehatan masyarakat yang ikut terganggu. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) juga banyak menyerang anak-anak.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi, dr Dezy Syukrawati mengatakan, pihaknya memegang data untuk penderita ISPA pada anak.

"Tahun lalu, kasus anak penderita ISPA ada 3.363, namun untuk tahun ini sampai bulan April sudah ada 694 kasus," jelas dr Dezy saat dihubungi detikHealth, Rabu (21/8/2019).



dr Dezy mengatakan, anak yang terindikasi ISPA lebih mengkhawatirkan. Itu akan berpengaruh pada tumbuh kembang anak itu sendiri.

"Karena anak yang paling sering beraktivitas di luar dan tanpa menggunakan masker atau apapun, menjadi lebih mudah diterpa ISPA. Itu akan mengganggu daya tahan tubuh dan nafsu makannya," imbuhnya.

Ia mengimbau, di tengah pencemaran udara yang semakin memburuk, masyarakat harus meningkatkan stamina dan memperhatikan gizi serta lingkungan hidupnya.

"Mulai terapkan pola hidup bersih dan sehat, jangan lupa memakai masker, selalu mencuci tangan. Karena jika lingkungan sehat, akan dapat terhindar dari penyakit paru semacam ISPA dan TBC," saran dr Dezy.



Simak Video "Cara Natasha Rizky Lindungi Keluarga dari Polusi"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)