Jumat, 23 Agu 2019 16:30 WIB

Jangan Konsumsi Makanan dan Minuman Ini Setelah Minum Obat

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Ilustrasi meminum obat. Foto: iStock Ilustrasi meminum obat. Foto: iStock
Jakarta - Ada beberapa makanan dan minuman yang bisa mencegah obat bekerja di dalam tubuh. Bahkan lebih buruknya lagi bisa menimbulkan efek samping berbahaya.

"Makanan-makanan tertentu memiliki senyawa kimia yang bisa berdampak pada proses metabolisme tubuh. Hanya karena alami belum tentu mereka tak punya efek pada tubuh. Ada banyak daftar kimia dalam makanan yang berdampak pada metabolisme," kata Dr Ross Walker, dikutip dari news.com.au.

Dr Walker menyarankan pada pasien setiap kali diresepkan obat oleh dokter, sebaiknya tanyakan atau diskusikan soal apa yang bisa dikonsumsi dan mana yang tidak karena semuanya berinteraksi dengan obat. Berikut adalah makanan dan minuman yang tidak dianjurkan:



1. Susu
Jika kamu meminum antibiotik dan obat-obatan khusus osteoporosis, hindari meminum susu baik setelahnya maupun bersamaan. Kalsium yang terkandung dalam susu dapat mengganggu efek antibiotik, dan itu juga termasuk produk susu seperti keju dan yogurt.

Kalsium bisa mengganggu penyerapan obat ke dalam sistem tubuh, karena mengikat obat tersebut di usus dan mengurangi penyerapan. Dan juga obat-obatan seperti tetracycline, ciprofloxacin atau alendronate.

2. Pisang
Seringkali kita 'meminum' obat menggunakan pisang yang telah dikunyah. Padahal, kandungan potasium bisa mengganggu jika kamu mengonsumsi obat pengatur tekanan darah.

Hal ini disebabkan kadar potasium yang tinggi bisa menyebabkan detak jantung tak beraturan dan berdebar-debar. Selain berdampak pada obat bagi penyakit jantung dan tekanan darah, pisang juga tak sebaiknya dikonsumsi saat meminum obat untuk ginjal.

3. Sayuran berdaun hijau
Sayuran berdaun hijau tentu menjadi primadona bagi yang ingin mengubah gaya hidup jadi sehat, alias super food. Namun jika kamu adalah pasien yang meminum obat pengencer darah (antikoagulan) atau untuk menangani detak jantung tak beraturan, sayur super food ini tak cocok untuk dikonsumsi bersamaan.

Antikoagulan biasanya diminum untuk mencegah terbentuknya gumpalan darah di pembuluh darah. Sayuran berdaun hijau seperti bayam dan kale mengandung vitamin K1 yang tinggi, yang justru 'menggagalkan' tujuan dari obat antikoagulan tersebut.

4. Kopi
Bagi kamu yang mengidap asma, sebaiknya hindari kopi karena efek sampingnya. Yakni seperti berdebar-debar, rasa gugup dan mudah senang, bisa memicu kambuhnya asma dan membuat obatnya tak berdampak baik.

Selain itu, menurut sebuah studi di Amerika Serikat, mereka yang berusaha memiliki anak juga sebaiknya menghindari mengonsumsi kopi karena bisa memicu terjadinya keguguran.

5. Alkohol
Bukan rahasia lagi bahwa banyak jenis obat yang dikonsumsi bersamaan dengan alkohol memiliki risiko bahaya yang sangat tinggi. Hal ini disebabkan alkohol sangat berpengaruh pada hati, yang menjadi organ terbesar di dalam tubuh.

Apapun yang kita asup akan melewati hati, sementara alkohol bisa mengacaukan cara kerja tubuh. Sangat berbahaya apabila obat dicampur dengan alkohol, kadarnya akan meningkat di aliran darah. Tak sedikit kasus kematian ditemukan akibat pencampuran dua hal ini.



Simak Video "Hati-hati! Obat Penyakit Diabetes Paling Banyak yang Dipalsukan"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/up)