Will Hawksowrth, korban insiden naas ini, sebelumnya sedang mengendarai mobil bersama kekasihnya ketika sedang dalam perjalanan dari supermarket saat vapenya yang berada di saku kemejanya tiba-tiba mengeluarkan percikan api. Saat ia menepi. baterai vape meledak dan membakar pakaiannya.
Vape membakar pakaiannya dan ia jatuh di sisi kursi mobil. Dia kemudian keluar dari mobil, melepas pakaiannya dan menutupi dirinya dengan salju.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: 5 Fakta Soal Vape yang Wajib Kamu Ketahui |
Will kemudian dilarikan ke Northern General Hospital tempat ia dirawat karena luka bakar tingkat kedua dan ketiga. "Rasanya seperti dibakar hidup-hidup. Itu adalah hal paling menyakitkan yang bisa Anda bayangkan," sebutnya.
Setelah enam jam perawatan, ia diizinkan pulang tetapi ia tetap harus mengunjungi klinik untuk merawat luka bakarnya. Will diberi pilihan cangkok kulit tetapi menolak karena dia tidak ingin membuat luka lebih lanjut pada tubuhnya.
"Saya beruntung masih bisa hidup. Itu bisa berakhir jauh lebih buruk. Saya kapok dan tak mau nge-vape lagi seumur hidup saya. Mereka (vape) benar-benar mematikan," pungkasnya.
(kna/up)











































