Jumat, 30 Agu 2019 16:39 WIB

Risiko Penyakit yang Bisa Menular Lewat Minum-Lepeh Ala Plonco yang Viral

Widiya Wiyanti - detikHealth
Foto: Video viral perploncoan mahasiswa Unkhair (Screenshot video) Foto: Video viral perploncoan mahasiswa Unkhair (Screenshot video)
Jakarta - Lagi-lagi plonco terjadi pada mahasiswa. Kini kegiatan Orientasi dan Pengenalan Kampus (OSPEK) mahasiswa baru Universitas Universitas Khairun tengah menjadi sorotan. Dalam sebuah video viral, sejumlah mahasiswa diminta para senior untuk meminum dan melepehkan air di satu gelas yang sama.

Kegiatan perploncoan ini menyita perhatian netizen. Bukan hanya hal yang tidak patut dilakukan, minum-lepeh seperti itu bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Bagaimana tidak, kegiatan itu bisa menularkan beberapa penyakit melalui air liur.



Dirangkum dari beberapa sumber, berikut penyakit-penyakit yang bisa menular lewat minum-lepeh seperti itu.

1. Flu

Pilek ditularkan melalui kontak langsung dengan virus. Seseorang bisa terinfeksi flu dari tetesan liur atau dari kontak langsung dengan sekresi (cairan dan lendir) dari hidung dan tenggorokan orang yang terinfeksi.

2. Hepatitis B

Virus hepatitis B bisa menular melalui air liur, meskipun darah memiliki tingkat virus yang lebih tinggi. Infeksi dapat terjadi ketika darah atau air liur yang terinfeksi bersentuhan langsung dengan aliran darah orang lain atau selaput lendir.



3. Meningokokus

Ini adalah kondisi yang berpotensi mengancam jiwa yang meliputi meningitis, radang selaput (meninges) yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang, dan septikemia. Bakteri ini dapat ditularkan baik melalui kontak langsung atau melalui tetesan liur.

4. Cytomegalovirus

Cytomegalovirus atau CMV merupakan virus yang sebenarnya tidak berbahaya dan tidak mengganggu kesehatan. Namun jika seseorang terkena virus ini, maka akan terinfeksi seumur hidup. Masalah serius akan terjadi seperti penurunan sistem kekebalan tubuh. CMV dapat tersebar melalui kontak dengan cairan tubuh orang yang terinfeksi, seperti dari air liur, urine, ataupun darah.

5. Mononukleosis

Mononukleosis disebabkan oleh virus Epstein-Barr (EBV) yang penyebarannya biasanya melalui cairan tubuh, terutama air liur. Mononukleosis bukan infeksi yang berbahaya, namun jika dibiarkan akan menimbulkan gejala yang semakin parah, meliputi demam, radang tenggorokan, dan pembengkakan kelenjar getah bening.



Simak Video "Kata Dokter Soal Pria Sulit Lakukan 'Chair Challenge' yang Viral"
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/fds)