Minggu, 01 Sep 2019 13:10 WIB

Jangan Sembarangan! Ini Cara Buang Obat Kedaluwarsa yang Benar

Rosmha Widiyani - detikHealth
Obat tidak bisa asal dibuang karena berisiko disalahgunakan. (Foto: thinkstock) Obat tidak bisa asal dibuang karena berisiko disalahgunakan. (Foto: thinkstock)
Jakarta - Obat kedaluwarsa seharusnya dibuang dan tak lagi digunakan. Konsumsi obat lewat masa pakai berisiko merugikan konsumen, misal penyakit yang tak juga sembuh.

Pembuangan obat ternyata tak bisa sembarangan. Kasus obat palsu belakangan membuktikan, produsen menggunakan produk kedaluwarsa yang dikemas ulang. Puskesmas di Jakarta Utara juga ketahuan memberikan obat kedaluwarsa pada ibu hamil.

"Karena itulah hari ini kita mencanangkan cara membuang obat yang baik. Tujuannya supaya tidak disalahgunakan pihak yang tidak bertanggung jawab serta menekan risiko kerusakan lingkungan," kata Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito, Minggu (1/9/2019).


Berikut cara membuang obat yang benar berdasar jenis produknya

1. Bentuk tablet, pil, puyer, salep, dan krim

a. Dipisahkan dulu dari kemasannya
b. Bungkus dirusak untuk menghilangkan semua informasi tentang produk obat
c. Obat dihancurkan dan dicampur sampah lain supaya tidak menarik perhatian orang dan hewan
d. Sampah disimpan dalam wadah yang bisa ditutup, misal kaleng atau platik, kemudian buang di tempat sampah.

2. Bentuk sirup dan cairan obat luar

a. Pisahkan produk dengan kemasannya
b. Produk bisa dituang dalam plastik atau wadah tertutup lain. Jangan lupa memeriksa kemasan asal untuk memastikan tidak ada ampas yang tersisa
c. Dicampur dengan sampah lain sebelum ditutup rapat dan dibuang di tempat sampah
d. Kemasan asal jangan lupa dirusak sebelum dibuang, supaya semua informasi soal obat hilang.

3. Inhaler atau aerosol

a. Jika sudah kosong wadah langsung dibuang, dengan menghilangkan informasinya terlebih dulu
b. Dikembalikan ke rumah sakit, dokter, puskesmas, klinik agar bisa dibuang dengan aman jika masih ada namun tidak lagi diperlukan
c. Untuk wadah jangan dilubangi, digepengkan, atau dibakar karena berisiko meledak.

4. Obat kanker

a. Sisa obat, kemasan, sarung tangan, dan wadah yang bersentuhan dengan obat kanker dikumpulkan dalam wadah tertutup rapat
b. Dikembalikan ke rumah sakit.



Simak Video "Hati-hati! Obat Penyakit Diabetes Paling Banyak yang Dipalsukan"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)