Selasa, 03 Sep 2019 17:02 WIB

Punya Radang Sendi, Lebih Aman Berendam Air Hangat atau Air Dingin?

Rosmha Widiyani - detikHealth
Ilustrasi nyeri sendi (Foto: iStock)
Jakarta - Sebuah unggahan di Facebook menyatakan, air es yang bersuhu dingin bisa mengurangi radang sendi. Kaki atau bagian lain yang terkena radang sendi cukup direndam ata dikompres dengan handuk yang diisi es selama 15 detik.

Menurut dokter spesialis tulang Dr dr Andri Lubis, SpOT(K), air dingin sebaiknya digunakan pada radang atau cedera yang baru. Air es bisa membantu menurunkan suhu dan mengurangi bengkak pada luka yang bersifat akut.

"Pembuluh darah pada bagian yang radang mengalami vasokontriksi sehingga mengecil dan bengkak bisa kempes. Selain baru, cedera juga tidak serius yang perlu penanganan lebih baik," kata dr Andri.



Sedangkan untuk yang mengalami radang sendi kronis atau menahun, merendam kaki atau bagian lain dalam air dingin bukan pilihan yang tepat. Menurut dr Andri, untuk penyakit yang sudah lama disarankan merendam kaki atau bagian lain dalam air hangat.

"Suhu hangat membantu pasien merasa lebih nyaman menghadapi sakit pada radang sendi. Metode serupa juga bisa dilihat pada modalitas salep, krim, atau fisioterapi yang menghangatkan bagian yang sakit," kata dr Andri.

Kondisi radang sendi menahun adalah rhematoid arthritis atau yang biasa dikenal sebagai rematik. Berlawanan dengan suhu hangat, temperatur yang lebih rendah berisiko mengakibatkan pasien merasa tidak nyaman. Kondisi ini diekspresikan dengan rasa ngilu atau sakit saat suhu terasa dingin.



Simak Video "Kata Dokter Soal Pria Sulit Lakukan 'Chair Challenge' yang Viral"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)