Minggu, 08 Sep 2019 12:31 WIB

Kanker Ria Irawan Kambuh, Bagaimana Kelanjutan Riset Bajakah dan Sejenisnya?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Kehadiran terapi yang efektif mengatasi kanker hingga saat ini masih sangat dinantikan (Foto: Palevi S/detikHOT) Kehadiran terapi yang efektif mengatasi kanker hingga saat ini masih sangat dinantikan (Foto: Palevi S/detikHOT)
Jakarta - Aktris senior Ria Irawan kembali dirawat karena metastasis kanker. Sementara itu berbagai alternatif pengobatan kanker makin banyak dikembangkan.

Terbaru, sekelompok siswa SMA dari Palangkaraya memperkenalkan akar bajakah sebagai alternatif terapi kanker payudara. Tentunya, masih butuh pengembangan lebih lanjut agar terjamin keamanan dan khasiatnya.

Menteri Kesehatan RI, Nila F Moeloek, menyatakan dukungannya terhadap berbagai riset untuk menemukan terapi kanker paling manjur. Termasuk juga pengembangan obat-obat alamiah dan tradisional.

"Adanya pengobatan dengan terapi tradisional ataupun riset sih memang saya setuju," ujarnya pada detikHealth di daerah Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (8/9/2019).

"Tapi bahannya harus diambil untuk dilakukan uji klinik," imbuhnya.



Menkes Nila mengatakan, proses uji klinik yang dilakukan untuk meneliti pengobatan tradisional ataupun riset awal tentang obat kanker yang katanya mujarab membutuhan waktu yang cukup lama. Setelah terbukti aman dan memang manjur, baru bisa diaplikasikan ke masyarakat.

"Kalau setelah melewati proses itu dan ternyata terbukti bisa menyembuhkan penyakit kanker yang dialami, baru bisa kita manfaatkan dan aplikasikan untuk masyarakat," jelas Nila.

Terkait Ria Irawan yang kembali harus dirawat karena kanker, Menkes Nila menyampaikan rasa prihatin. Ia mengibaratkan metastasis kanker seperti kepiting yang kakinya bisa ke mana-mana.



Simak Video "Payudara Prostetik untuk Pengidap Kanker Payudara"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)