Selasa, 10 Sep 2019 17:09 WIB

Tak Persoalkan Audisi Bulutangkis, Kemenkes Cuma Soroti Tulisan 'Djarum'

Rosmha Widiyani - detikHealth
Kemenkes mengaku tidak mempermasalahkan audisi bulutangkis (Foto: Warren Little/Getty Images for Falcon) Kemenkes mengaku tidak mempermasalahkan audisi bulutangkis (Foto: Warren Little/Getty Images for Falcon)
Jakarta - Keputusan PB Djarum menghentikan audisi bulutangkis memancing reaksi dari kalangan atlet dan masyarakat umum. Keputusan ini dinilai membahayakan masa depan bulutangkis Indonesia.

Menurut Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, pihaknya tidak mempermasalahkan audisi. Namun tidak dengan penyertaan logo salah satu merk rokok tersebut.

"Standing point sudah jelas, bagi kami yang harus dilindungi adalah anak-anak dari aspek informasi soal rokok dan paparan yang tidak benar. Kami nggak ada masalah dengan audisinya," kata Anung di sela pameran teknologi farmasi dan alat kesehatan pada Selasa (10/9/2019) di Jakarta.



Menurut Anung penggunaan kata Djarum sudah merujuk pada produk tertentu, tanpa penjelasan lebih lanjut. Aturan terkait promosi dan iklan rokok telah diatur dalam Peraturan Pemerintah nomer 109 tahun 2012. Status sebagai sumbangan masyarakat tentu tetap harus mengindahkan aturan tersebut.

"Dengan aturan ini seharusnya tak perlu gaduh. Kami jelas ingin melindungi anak-anak dari paparan informasi dan atau perilaku yang merugikan kesehatan," kata Anung.



Simak Video "Benarkah Menggunakan Vape Bisa Jadi Depresi?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)