Selasa, 10 Sep 2019 18:04 WIB

Hari Pencegahan Bunuh Diri

Tak Tabu Lagi, Makin Banyak yang Terbuka Soal Kesehatan Jiwa

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Bunuh diri kerap kali berawal dari depresi yang tak tertangani (Foto: Getty Images) Bunuh diri kerap kali berawal dari depresi yang tak tertangani (Foto: Getty Images)
Jakarta - Prevalensi penduduk di Indonesia yang mengidap depresi menurut hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada usia 15 tahun ke atas mencapai 6 persen atau sekitar 14 juta orang. Meski demikian, angka ini masih tidak diimbangi dengan pemerataan fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan yang memadai.

Padahal, angka bunuh diri di Indonesia pun kian tinggi. Masalah kesehatan jiwa bukan lagi hal yang perlu dianggap tabu. Bahkan, Pendiri Komunitas Pencegahan Bunuh Diri, Into the Light, Benny Prawira, mengatakan sudah banyak masyarakat yang mulai bersuara soal kesehatan jiwa yang mereka idap.

"Kalau dibilang masyarakat nggak sadar, mereka sudah mulai banyak yang ngomong kok tentang isu ini. Misal 'saya pernah mencoba untuk bunuh diri', 'saya pernah mengalami masalah kesehatan jiwa' dan sebagainya," ujarnya saat dihubungi detikcom, Selasa (10/9/2019).



Walaupun isu kesehatan jiwa sudah mulai dibicarakan secara terbuka oleh sebagian besar orang, diharapkan komitmen lebih lanjut dari pemerintah untuk menangani isu tersebut dan tak terbatas pada sektor kesehatan saja.

"Itu sudah mulai terangkat, masyarakat pun sudah mulai bicara. Tapi memang butuh regulasi untuk mencapai kesehatan jiwa bersama kita," sebutnya.

Benny tak menampik, komitmen bersama untuk memberi perhatian lebih pada isu kesehatan jiwa khususnya pencegahan bunuh diri akan berlangsung lama. Kendati demikian, kita diharapkan lebih peduli dan memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan.

"Setidaknya secara jangka pendek, untuk di sekitar, kita bisa menawarkan pengharapan kok. Menawarkan pemulihan dan pertolongan selama kita memang mau kerjasama demi jiwa," ucap Benny mengakhiri percakapan.



Simak Video "NGOBS KUY! Cegah Bunuh Diri"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)