Rabu, 11 Sep 2019 08:49 WIB

Seorang Ayah Tak Bisa Berjalan akibat Gigitan Laba-laba Beracun

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Digigit laba-laba beracun hingga tidak bisa berjalan. Foto ilustrasi: Ilustrasi violin spider (Thinkstock) Digigit laba-laba beracun hingga tidak bisa berjalan. Foto ilustrasi: Ilustrasi violin spider (Thinkstock)
Jakarta - Lewis Pearce, 26, tidak dapat bekerja, berjalan, bahkan mandi setelah lima kali digigit laba-laba beracun saat sedang tidur di rumahnya, di Southampon, Inggris. Diketahui, laba-laba yang menggigitnya pada bulan Juli lalu itu dari jenis False Widow Spider.

Dikutip dari Mirror, rasa sakit yang dialaminya masih sangat terasa sampai sekarang. Pearce langsung melapor kepada pihak keamanan untuk pengendalian hama, tetapi pihak tersebut tidak bisa melakukan apapun.

Hingga saat ini, Pearce masih merasa khawatir akan keselamatan ketiga anaknya yang masih kecil. Istrinya, Nadine, 26, juga sangat khawatir jika anaknya nanti akan tergigit.

"Ini membuatku takut dan khawatir. Jika anak-anakku yang digigit laba-laba seperti ayahnya, pasti mereka tidak akan selamat," ungkapnya.

Setelah diperiksa dokter, ternyata Pearce mengalami reaksi alergi terhadap racun laba-laba. Ia tidak bisa melakukan kegiatan sehari-harinya selama satu bulan. Sejak Pearce diperiksa dokter, pihak keamanan Southampton berjanji akan segera menyelidiki masalah ini.

Pearce juga sangat takut laba-laba itu juga akan melukai ketiga anaknya. Terlebih saat malam hari, salah satu anaknya akan tidur bersamanya serta istrinya di kamar yang menjadi tempat kejadian tersebut.

"Gigitannya sangat menyakitkan dan aku takut laba-laba itu akan menyerang anakku juga, terutama yang berumur tujuh bulan selalu tidur bersamaku dan istriku," imbuhnya.

Tidak hanya keluarga Pearce, warga di sekitar rumahnya juga merasa sangat ketakutan akan serangga mematikan itu. Spesies laba-laba False Widow Spider ini umumnya ditemukan di Amerika Serikat dan dapat tumbuh hingga 14 mm, lebih besar dari ukuran pada umumnya.

Salah satu juru bicara dari keamanan Kota Southampton mengatakan, akan menanggapi semua keluhan serius ini dan segera menyelesaikannya.

"Meskipun belum ada laporan lagi dari warga lainnya terkait masalah yang serupa, kami akan menyelidiki dan mengamankan tempat-tempat yang memang memungkinkan serangga itu muncul," ujarnya.


Simak Video "Lumpuh Tak Jadi Alasan Nurjannah Berhenti Beraktivitas"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)