Kamis, 12 Sep 2019 05:31 WIB

Sebelum Meninggal, BJ Habibie Bergelut dengan Masalah Ginjal dan Jantung

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Semasa hidup, BJ Habibie bergelut dengan masalah ginjal dan jantung (Foto: Antara Foto) Semasa hidup, BJ Habibie bergelut dengan masalah ginjal dan jantung (Foto: Antara Foto)
Jakarta - Dengan lugas seolah tanpa beban, presiden ketiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie semasa hidup sempat menceritakan masalah kesehatan yang dihadapinya. Ia menyebut dua masalah utama terkait kesehatannya.

"Saya punya masalah dua. Masalah yang pertama jantung, masalah kedua ginjal," kata Habibie dalam sebuah video yang diambil pada Juli 2019.

"Obat untuk menyehatkan ginjal menjadi racun untuk jantung. Obat untuk menyehatkan jantung, racun untuk ginjal," lanjutnya.

Terkait kesehatan jantung, Habibie menyinggung hasil pemeriksaan BNP (B-type natriuretic peptide). Kadar BNP cenderung meningkat ketika fungsi jantung memburuk, sehingga banyak dipakai untuk mendeteksi gagal jantung.

Umumnya, BNP dikatakan normal bila berada di bawah angka 100 pg/mL. Bila hasil tes menunjukkan angka di atas 900 pg/mL, Habibie mengatakan akan terasa pusing.

"Waktu saya ke Jerman, BNP saya diperiksa 48 ribu! So bisa bayangkan, saya jalan saja mau jatuh," kisahnya.



Dengan kondisi demikian, Habibie menyebut fungsi jantungnya saat itu hanya 30 persen. Pada 2018, Habibie juga menjalani perawatan di Jerman terkait kebocoran klep jantung.

Habibie meninggal dunia dalam perawatan di RS Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Rabu (11/9/2019) pukul 18.05 WIB. Putra Habibie, Thareq Kemal Habibie, menyebut gagal ginjal sebagai penyebab meninggalnya bapak teknologi berjuluk 'Mr Crack' tersebut.

Selamat jalan BJ Habibie.


[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "Fakta-fakta Seputar Batu Ginjal yang Diidap Dorce Gamalama"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)