Minggu, 15 Sep 2019 06:30 WIB

Sering Disepelekan, Ini 2 Tanda Khas Kanker Kelenjar Getah Bening

Rosmha Widiyani - detikHealth
Kanker kelenjar getah bening bisa diketahui dari gejalanya. (Foto: iStock) Kanker kelenjar getah bening bisa diketahui dari gejalanya. (Foto: iStock)
Jakarta - Kanker kelenjar getah bening punya dua tanda khas yang kerap disepelekan. Penyakit ini sebetulnya adalah kanker darah yang padat karena berada di kelenjar. Jenis penyakit ini kadang disebut kanker limfoma.

"Harus waspada jika ada benjolan dan demam yang terus muncul. Demam ini hilang timbul tanpa bisa dijelaskan atau unexplained fever," kata dokter ahli hematologi onkologi media dr Nadia Ayu Mulansari, SpPD, KHOM.


Menurut dr Nadia dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI-RSCM), mendeteksi kelenjar getah bening paling gampang dengan benjolan. Kondisi ini tidak membaik setelah pemberian obat TB, bila sebelumnya didiagnosa mengalami TB Kelenjar.

Namun dalam beberapa kasus, benjolan bisa tidak ditemukan pada pasien kanker kelenjar getah bening. Dalam kasus tersebut dokter akan mendeteksi dengan gejala medis lain misal demam. Gejala medis lainnya juga berat badan turun drastis.

"Pasien ada yang mengira penurunan berat badan karena diet. Tapi nggak mungkin diet bisa turun 20 kilogram dalam 3 bulan. Selain itu cek juga kondisi lain misal jantung berdebar dan terus berkeringat," kata dr Nadia.

Debar dan keringat menandakan tingginya metabolisme dalam tubuh. Sel darah memiliki sistem perbanyakan atau proliferasi yang tinggi, tak heran jika jantung berdetak lebih cepat.



Simak Video "Payudara Prostetik untuk Pengidap Kanker Payudara"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)