Selasa, 17 Sep 2019 08:00 WIB

Saran Dokter Bila Kabut Asap Mulai Ganggu Kesehatan Mata

Rosmha Widiyani - detikHealth
Saran dokter saat kabut asap mengganggu kesehatan mata. Foto: Kabut asap di Dharmasraya (Jeka-detikcom) Saran dokter saat kabut asap mengganggu kesehatan mata. Foto: Kabut asap di Dharmasraya (Jeka-detikcom)
Jakarta - Kabut asap di Riau dan Kalimantan Tengah menjadi perhatian banyak orang. Kabut asap diketahui berisiko bagi kesehatan paru, mata, dan menurunkan keselamatan dalam perjalanan karena jarak pandang terbatas.

"Bahaya kabut asap memang tidak sampai merusak kornea karena masih ada kelopak mata. Tapi paparan kabut asap bisa mengganggu warga karena sifatnya

Jika mata terasa perih, dr Yulia menyarankan warga menggunakan obat tetes mata yang tersedia bebas. Tetes mata seharusnya bisa mengataksi masalah mata terasa kering dan perih karena asap.

"Jika tak bisa diatasi dengan tetes mata, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter. Misal mata tak hanya terasa perih, tapi juga merah dan berair," kata dr Yulia.

Dengan risiko tersebut, dr Yulia menyarankan warga di yang tinggal dekat kabut asap tak keluar rumah terlebih dulu. Warga sebaiknya tetap di dalam hingga kabut hilang atau lebih tipis, untuk menekan kemungkinanan paparan asap pada mata.

Bila warga harus keluar rumah, dr Yulia menyarankan segera menyelesaikan aktivitasnya. Selanjutnya warga bisa segera kembali ke rumah supaya tidak terpapar kabut asap.


Simak Video "Ngobs Kuy! Duka Kabut Asap"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)