Selasa, 17 Sep 2019 09:30 WIB

Saran Dokter Mata Bila Harus Beraktivitas di Tengah Kabut Asap

Rosmha Widiyani - detikHealth
Saran dokter mata bila harus beraktivitas di tengah kabut asap. (Foto: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S) Saran dokter mata bila harus beraktivitas di tengah kabut asap. (Foto: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)
Jakarta - Kabut asap akibat kebakaran hutan masih mengepung wilayah Riau dan Kalimantan Tengah. Menghadapi kabut asap, warga idealnya berada di dalam rumah sehingga tidak terpapar zat iritan.

Sayangnya tetap berada di dalam rumah nyaris tidak mungkin bagi sebagian masyarakat. Mereka tetap harus beraktivitas di luar rumah meski berada dalam kepungan kabut asap tebal.

"Sebaiknya memang berada di dalam rumah. Jika harus keluar, jangan lupa gunakan pelindung mata dan segera selesaikan kegiatan di luar ruangan," kata dokter spesialis mata dr Yulia Aziza, SpM, pada detikcom.

Berikut tips bagi warga sekitar kabut asap yang harus tetap beraktivitas di luar ruangan, supaya matanya tidak terkena iritasi.

1. Kacamata frame lebar

Tips pertama adalah menggunakan kacamata dengan frame atau bingkai lebar. Frame ini melindungi permukaan mata dari materi kabut asap, yang berisiko mengakibatkan mata perih.

2. Helm full face

Penggunaan helm full face menjadi tips untuk warga yang beraktivitas dengan motor. Meski telah menggunakan helm full face, dr Yulia mengingatkan warga tak memaksakan diri jika mengalami pengurangan jarak pandang karena kabut asap.

3. Tak perlu terlalu lama

Semakin lama berada di luar ruangan, makin besar kemungkinan mengalami iritasi mata akibat paparan asap. Terkait hal ini, dr Yulia mengingatkan supaya menyelesaikan aktivitas secepatnya dan kembali ke dalam ruangan.



Simak Video "Ngobs Kuy! Duka Kabut Asap"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)