Selasa, 17 Sep 2019 14:08 WIB

Soal Bell's Palsy, yang Dialami Eks Kepala Staf Kostrad Kivlan Zen

Rosmha Widiyani - detikHealth
Kivlan Zen dirawat karena sakit (Foto: Twitter @fadlizon) Kivlan Zen dirawat karena sakit (Foto: Twitter @fadlizon)
Jakarta - Eks Kepala Staf Komando Strategi Angkatan Darat (Kostrad) TNI Mayjen (Purn) Kivlan Zen sedang dirawat di RSPAD Gatot Soebroto. Kivlan mengalami sejumlah penyakit, salah satunya bell's palsy.

Dalam perbincangan dengan detikHealth, dokter ahli saraf dr Frandy Susatia, SpS, sempat menyinggung soal Bell's Palsy. Salah satu gejalanya adalah tidak bisa mengangkat alis ke atas dan sulit tersenyum.

"Bedanya dengan stroke, ada kelumpuhan saraf wajah dan disertai dengan kelumpuhan tangan dan kaki di satu sisi. Bell's palsy, hanya kelumpuhan otot wajah saja," jelas dr Frandy.



Bell's Palsy umumnya tidak seperti stroke yang bisa mematikan. Namun membiarkannya tanpa diobati, menurut dr Frandy bisa memicu dampak yang lebih buruk. Sekitar 80 persen sembuh sempurna setelah mendapat pengobatan, sedangkan 20 persen telat diobati hingga menjadi lumpuh permanen.

Kivlan sempat dijenguk Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang membagikan momen tersebut lewat Twitter. Fadli mendoakan kemudahan dalam perkara yanng melibatkan mantan jenderal tersebut.

"Kan sebenarnya sinusitis, virus bibir miring itu apa, bell's palsy. Jadi tadi sudah ada batuk parah terangsang sejak mulai di polda," kata Kuasa Hukum Kivlan Tonin Tachta, Selasa (17/9/2019).



Simak Video "Begini Penjelasan Dokter Soal Kedutan"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)