Selasa, 17 Sep 2019 18:27 WIB

Kemenkes Tegaskan Bayi Meninggal di Sumsel Bukan Karena Asap Karhutla

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Asap kebakaran hutan menyelimuti Palembang, Sumatera Selatan (Foto: Antara Foto) Asap kebakaran hutan menyelimuti Palembang, Sumatera Selatan (Foto: Antara Foto)
Jakarta - Seorang bayi usia empat bulan diduga meninggal karena asap kebakaran hutan dan lahan. Bayi bernama Elsa Fitaloka asal Banyuasin, Sumatera Selatan tersebut diguna mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA).

Menanggapi kabar tersebut, Kementerian Kesehatan menyatakan telah mendapat laporan lengkapnya. Elsa awalnya dibawa ke bidan dengan keluhan panas. Sesak muncul sebagai akibat dari munculnya keluhan pertama.

"Sesuai diagnosa yang dibangun di lapangan, ini tidak ada hubungan langsung dengan asap. Awalnya dibawa ke bidan, kemudian puskesmas, lalu ke rumah sakit pratama," kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Anung Sugihantono, Selasa (17/9/2019).



Elsa selanjutnya dirujuk ke RS Ar-Rasyid, Palembang, karena butuh penanganan lanjutan PICU (Pediatric Intensive Care Unit). Sayangnya Elsa sudah meninggal sebelum mendapatkan penanganan di PICU rumah sakit rujukan.

Menurut Anung, penanganan sudah sesuai standar untuk gangguan pernapasan. Asap karhutla mungkin menjadi pemicu, namun penanganan telah sesuai ketentuan. Standar serupa juga berlaku untuk pasien dengan ISPA atau infeksi pneumonia.



Simak Video "Ngobs Kuy! Duka Kabut Asap"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)